Suara.com - Pada Piala Asia 2023, Timnas Indonesia dipandang sebagai salah satu kandidat kuda hitam, demikian yang diungkapkan oleh pelatih Shin Tae-yong. Shin Tae-yong optimis bahwa Timnas Garuda mampu menciptakan kejutan besar dalam kompetisi ini berkat hadirnya sejumlah pemain naturalisasi yang telah bergabung dalam skuadnya.
Era kepemimpinan Shin Tae-yong di PSSI ditandai dengan upaya gencar dalam naturalisasi pemain. Beberapa pemain yang disebut-sebut adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Rafael Struick, dan Ivar Jenner.
Menurut Shin Tae-yong, kehadiran para pemain naturalisasi ini telah berhasil menutupi kekurangan yang ada di Timnas Indonesia. Khususnya, kekurangan dalam hal mental dan motivasi.
"Kekurangan yang dimiliki oleh pemain-pemain Indonesia adalah tingkat kepercayaan diri mereka yang terkadang rendah saat menghadapi kekalahan," ungkap Shin Tae-yong dalam sebuah wawancara dengan Best Eleven pada Sabtu (4/11/2023).
"Namun, banyak pemain naturalisasi Timnas yang mampu mengatasi masalah tersebut."
Timnas Indonesia tergabung dalam Grup D Piala Asia 2023, bersama dengan tim-tim tangguh seperti Irak, Vietnam, dan sang raksasa Jepang.
Dengan lengkapnya "puzzle" yang diisi oleh para pemain naturalisasi, Shin Tae-yong yakin bahwa Timnas Indonesia akan menjadi tim yang menakutkan dalam kompetisi ini, dan sangat mungkin mampu memberikan kejutan di grup yang penuh tantangan ini.
"Kami dapat dengan yakin mengatakan bahwa Indonesia adalah tim yang jauh lebih menakutkan daripada sebelumnya. Kami memiliki peluang untuk tampil sebagai kuda hitam dalam Piala Asia ini," tambahnya.
Sebelum melangkah ke Piala Asia 2023, Timnas Indonesia akan menghadapi laga kualifikasi Piala Asia 2026. Mereka akan menghadapi Irak dan Filipina pada 16 dan 21 November 2023.
Baca Juga: Masuknya Justin Hubner Bukti Shin Tae Yong Paham Kelemahan Timnas Indonesia
Dalam perjalanan menuju kompetisi tersebut, Shin Tae-yong memastikan bahwa akan ada penambahan tiga pemain naturalisasi lagi dalam skuad Timnas. Tiga pemain tersebut adalah Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, dan Justin Hubner.
Proses naturalisasi Idzes dan Nathan sedang dalam tahap pembahasan di tingkat DPR RI, sementara proses Hubner sudah mencapai tahap akhir. Hubner awalnya menjalani proses naturalisasi menjelang Piala Dunia U-20 2023 yang sayangnya dibatalkan di tanah air.
Meskipun ada beberapa hambatan pada April 2023 yang menghentikan proses naturalisasi Hubner, upaya tersebut kini akan dilanjutkan untuk mendukung Timnas Indonesia.
Jika tidak ada halangan, ketiga pemain ini akan menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 mendatang, dan semakin memperkuat klaim mereka sebagai kuda hitam dalam kompetisi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR