Suara.com - Ketum PSSI, Erick Thohir akhirnya mengumumkan pemain keturunan terbaru yang akan dinaturalisasi. Ia adalah Ragnar Oratmangoen yang memiliki darah Maluku.
Hal tersebut disampaikan Erick Thohir dalam unggahan di Instagram pribadinya. Ia memastikan Ragnar Oratmangoen bersedia membela Timnas Indonesia.
''Selamat datang di Indonesia, Ragnar Oratmangoen!,'' ujar Erick Thohir.
''Ragnar yang bermain di kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie bersama Fortuna Sittard punya komitmen untuk membela Merah Putih,''
''Semoga Ragnar bisa ikut memberikan kontribusi untuk sepak bola Indonesia,'' lanjutnya.
Sebelumnya isu Ragnar Oratmangoen jadi pemain yang akan dinaturalisasi suda bocor di publik. Penyebabnya ia diketahui sudah di Jakarta bersama agennya, Giuseppe Cusmano.
Hal ini terungkap lewat Insta Story agen Ragnar Oratmangoen, Giuseppe Cusmano yang mengunggah potret sedang berada di Jakarta. Kabar tersebut kemudian di-repost oleh akun @tim.nasional.
"Italian football in Indonesia," tulis akun @beppeno83.
Kedatangan Ragnar Oratmangoen tentu melengkapi puzzle yang disusun Shin Tae-yong. Pemain 25 tahun itu diketahui bisa bermain di berbagai posisi, terutama di sektor penyerang.
Sebagaimana diketahui, PSSI saat ini sudah melakukan proses naturalisasi tiga pemain keturunan. Mereka adalah Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, dan Justin Hubner yang segera rampung.
Berita Terkait
-
Alasan Timnas Indonesia U-17 Bisa Tersingkir Meski Finis Peringkat Tiga Grup A Piala Dunia U-17 2023
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Irak: Rekor Pertemuan, Kekuatan, Hingga Susunan Pemain
-
Mengenal Amjad Attwan, Pemain Termahal Irak yang Jadi Ancaman Serius untuk Timnas Indonesia
-
Bukan Tim Kaleng! Maroko Punya 3 Kelebihan Menurut Bima Sakti, Timnas Indonesia Bakal Kalah?
-
Pratama Arhan Kagum dengan Kualitas Rumput Stadion Basra, Timnas Indonesia Semakin Yakin Tumbangkan Irak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey