Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak saat ini ogah sesumbar terkait kans timnya merebut gelar juara BRI Liga 1 2023/2024. Alih-alih kejar puncak klasemen, Maung Bandung hanya fokus bertahan di empat besar klasemen.
Persib tercatat sudah tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir mereka di Liga 1. Teranyar, pasukan Bojan Hodak menang telak 5-1 di markas Dewa United pada laga pekan ke-20, Minggu (26/11) malam.
Persib saat ini menempati peringkat kedua klasemen dengan torehan 38 poin dari 20 laga, terpaut tiga angka dari Borneo FC di puncak klasemen.
Namun, musim ini ada perubahan regulasi di Liga 1. Di klasemen akhir nanti, empat tim teratas akan lanjut ke babak champhionship untuk menentukan siapa yang berhak keluar sebagai kampiun.
"Ketika saya pertama datang target tim adalah untuk bertahan di liga, tapi kami mulai bermain baik," ucap Bojan Hodak usai kemenangan telak lawan Dewa United, seperti dimuat laman resmi Persib, Senin.
"Target kami adalah empat besar. Dan setelah itu baru bicara juara," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Bojan pun berharap anak-anak asuhannya bisa terus konsisten hingga akhir kompetisi.
"Pertandingan yang bagus kami bisa menang 5-1 lawa Dewa. Kemenangan bagus buat kami. Kami ada di papan atas, menjadi dampak bagus untuk kami selalu di papan atas," tutur Bojan.
"Saya hanya berharap kami bisa terus konsisten sampai akhir. Saya yakin Persib bisa."
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Tunggal Anderson Bawa Persik Kediri Tekuk Arema FC
Selanjutnya, Persib akan menjamu juara bertahan Liga 1, PSM Makassar pada pekan ke-21 kompetisi.
Rencananya, laga antara Persib vs PSM ini berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 4 Desember nanti.
Dikatakan Bojan Hodak, poin sempurna menjadi target utama Persib atas PSM yang merupakan bekas tim asuhannya. Bojan tercatat menukangi PSM pada dari Januari hingga September 2020.
"Saya sangat senang bertemu PSM," kata Bojan.
"Tapi, tentu saya ingin membawa Persib meraih hasil maksimal, terlebih kita akan main kandang," tegasnya.
Berita Terkait
-
Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia
-
Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Faktor X yang Bikin Persib Kalahkan Persija di Perburuan Mariano Peralta
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Bupati Lombok Barat Diciduk KPK, Mendagri Tito: Saya Prihatin, Padahal Sudah Dibina
-
Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu
-
Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah
-
PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum
-
Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja
-
Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet
-
Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra
-
Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin
-
Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata