Suara.com - PSSI punya target ambisius untuk meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia U-20 2025. Sejumlah pemain keturunan bisa dinaturalisasi untuk mewujudkan ambisi ini.
Seperti diketahui, Indra Sjafri kini ditunjuk melatih Timnas Indonesia U-20 oleh PSSI di ajang Kualifikasi Piala Dunia U-20 2025.
Indra Sjafri sendiri punya rekam jejak impresif dengan membawa Timnas U-22 meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja.
Kendati September lalu eks pelatih Bali United tersebut gagal membawa Timnas Indonesia U-24 melangkah jauh, PSSI tetap memberi kepercayaan buat Indra Sjafri.
Salah satu target yang diberikan kepada Indra Sjafri adalah meloloskan Timnas U-20 ke Piala Dunia U-20 2025.
"PSSI telah sepakat dengan coach Indra Sjafri terkait penunjukkan dirinya menjadi pelatih tim U-20 Indonesia serta Asian Games 2023 dan 2026 mendatang. Kami kontrak selama empat tahun dan PSSI yakin Indra Sjafri pelatih yang tepat untuk ini," kata Erick Thohir dikutip laman resmi PSSI.
"Kami juga berharap coach Indra Sjafri mampu meloloskan tim U-20 ke Piala Dunia U-20 tahun 2025 mendatang. PSSI yakin coach Indra Sjafri akan memberikan prestasi untuk timnas Indonesia di turnamen-turnamen yang diikuti," tambah Erick Thohir.
Untuk mewujudkan target ini, PSSI dan Indra Sjafri bisa mempertimbangkan untuk menaturalisasi beberapa pemain keturunan yang potensial.
1. Ethan Kohler
Pemain yang kini berusia 18 tahun ini punya profil mentereng untuk dinaturalisasi. Ethan mengawali karier sepak bola di akademi SJE Amerika Serikat. Lalu pindah ke Oakland Roots. Ethan berposisi sebagai gelandang jangkar dan bisa juga ditempatkan sebagai bek tengah.
Bakat Kohler yang cukup menonjol lantas membuat Werder Bremen merekutnya pada 3 Juli lalu. Ia akan bermain lebih dulu di Werder Bremen II.
Nama Ethan juga sempat tercatat di skuat U-19 Amerika Serikat saat mengikuti pemusatan latihan pada April lalu. Meski sampai saat ini ia belum juga dimainkan.
Pemain keturunan berusia 17 tahun kelahiran London, Inggris, ini juga bisa menjadi opsi pemain yang dinaturalisasi PSSI untuk Timnas Indonesia U-20.
Saat ini ia bermain untuk Tottenham Hotspur U-18 dan bisa berposisi sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan.
Pemain keturunan Indonesia yang lahir di Swiss 16 tahun lalu ini juga bisa menjadi opsi yang dinaturalisasi oleh PSSI. Ia punya potensi cukup mumpuni dan bermain di Eropa.
Ia sebetulnya sudah masuk rencana untuk dinaturalisasi karena ikut berlatih bersama Timnas Indonesia U-17 saat menjalani pemusatan latihan di Jerman.
Dalam laga uji coba melawan FC Koln U-17 pada Sabtu 21 Oktober 2023 lalu, Chow Yun Damanik memainkan laga debutnya bersama Garuda Asia. Hebatnya, ia langsung mencetak gol.
Pemain dengan postur 177 cm tersebut saat ini tercatat bermain di FC Lausanne-Sport U-17. Tim tersebut merupakan tim akademi dari FC Lausanne-Sport yang berkiprah di liga teratas Swiss.
Kontributor: Aditia Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Ingin Cetak Sejarah Bawa Timnas Indonesia U-20 Tembus Piala Dunia U-20 2025
-
Bung Towel Yakin Tidak Ada Super Star di Timnas Indonesia U-17, Tak Masalah Chow Yun-Damanik Gagal Masuk Skuad
-
Profil Chow Yun Damanik, Pemain yang Gagal Tanding di Piala Dunia U-17 2023
-
Chow Yun Damanik Gagal Kiprah, Benarkah Keteledoran Bima Sakti?
-
Batal Perkuat Timnas Indonesia U-17, PSSI Siapkan Rencana untuk Chow Yun Damanik
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif