Suara.com - Striker Irak, Ali Al-Hamadi mengenang kemenangan Singa Mesopotamia melawan timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia pun membawa-bawa nama Chelsea.
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia tumbang dengan skor telak 1-5 atas Irak. Ali Al-Hamadi menyumbang satu gol dalam pertandingan tersebut.
Adapun Ali Al-Hamadi sendiri merupakan striker masa depan Irak. Ia saat ini bermain untuk klub Inggris, AFC Wimbledon.
Penyerang berusia 21 tahun menceritakan spesialnya pertandingan mengalahkan skuad Garuda yang digelar di Basra International Stadium. Menurutnya kandang Irak itu sangat luar biasa dan tak biasa dibandingkan dengan stadion Chelsea, Stamford Bridge.
Wajar Saka Al-Hamadi membandingkan Basra dengan Stamford Bridge. Pasalnya ia pernah bertandang ke Chelsea, menurutnya atmosfer diBasra lebih luar biasa.
"Ada 40 juta orang yang ingin Anda menang dalam pertandingan itu. Saya bermain di kandang, beberapa waktu lawan (vs Indonesia). Ada sekitar 65 ribu orang," ucap Al-Hamadi dikutip dari The Athletic.
"Saya pernah bermain di Stamford Bridge. Namun atmosfer di Basra 100 kali lebih baik karena energi danintensitasnya. Sulit untuk dijelaskan," imbuhnya.
Terlebih penyerang 21 tahun ini berhasil menyumbangkan satu gol ketika Irak melawan timnas Indonesia. Ia mengakui hal itu sebagai momen gila bisa mencetak gol di Basra International Stadium.
"Orang-orang memberi tahu saya tentang hal itu sebelum saya main di sana, tetapi saya hampir tak mempercayainya.Setelah Anda bermain di sana untuk pertama kalinya, momen itu bahkan lebih gila dari apa yang kalian bayangkan," ujar Al-Hamadi lagi.
Baca Juga: Rival Timnas Indonesia Melejit, Kenaikan Ranking FIFA Malaysia Jadi yang Tertinggi
"Untuk berhasil mencetak gol di sana. Itu adalah momen paling gila," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bung Towel Usulkan Fakhri Husaini Latih Timnas, Akibat Satu Frekuensi?
-
Timnas Indonesia Kantongi Satu Keuntungan Dibanding Vietnam Jelang Piala Asia 2023
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Turun Satu Peringkat, Vietnam Tembus 100 Besar
-
Beda Nasib Timnas Indonesia dan Malaysia di Ranking FIFA Terbaru
-
Bung Towel ke Shin Tae-yong: Jangan Berlindung di Balik Netizen. Jangan Branding Pencitraan yang Muluk-muluk
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen
-
Di Tengah Perang, Amir Ghalenoei Obsesi Bawa Iran Lepas dari Kutukan di Piala Dunia 2026
-
Strategi Adidas Kuasai Piala Dunia 2026: Lionel Messi Adu Akting dengan Timothe Chalamet
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Profil Timnas Maroko: Singa Atlas Punya Modal Berharga untuk Piala Dunia 2026
-
Amad Diallo Klaim Skuad Manchester United Ingin Michael Carrick Bertahan