Suara.com - Cerita antara Cristiano Ronaldo dan seorang gadis Maroko yang sempat mengolok-oloknya ternyata tidak berhenti sampai Piala Dunia 2022 Qatar berakhir. Bocah berambut keriting itu kembali jadi mimpi buruk CR7 baru-baru ini.
Bocah asal Maroko tersebut sempat viral di media sosial setelah mengolok-olok Ronaldo dalam sebuah sesi wawancara dengan salah satu televisi pasca perempat final Piala Dunia 2022.
Sebagai informasi, Maroko berhasil menyingkirkan Portugal dengan skor tipis 1-0 guna mengunci tiket ke babak semifinal ajang sepak bola terakbar di dunia tersebut.
Saat itu, Cristiano Ronaldo tak kuasa menahan air mata karena sadar bahwa Piala Dunia 2022 mungkin jadi panggung terakhirnya untuk mencicipi ajang besar itu mengingat usianya yang kini sudah 38 tahun.
Sang bocah Maroko lalu mengolok-olok Ronaldo dalam sebuah wawancara, “Portugal, bandaranya di sana. Dan dimana Ronaldo? Dia nangis di dalam mobilnya. Kasihan sekali Ronaldo.”
Meski diketahui sudah "bertaubat" karena kedapatn mengenakan jersey Al Nassr dalam suatu kesempatan, sang bocah nyatanya masih jadi momok untuk CR7.
Saat Al Nassr bertandang ke markas Al Hilal dalam matchday ke-15 Liga Arab Saudi 2023-2024, Sabtu (2/12/2023) dini hari WIB, bocah itu kembali muncul.
Menariknya, sang bocah perempuan mengenakan jersey Al Hilal. Dalam laga di Stadion Internasional King Fahd tersebut, Al Nassr dibantai tuan rumah dengan skor 3-0.
Al Hilal mencetak gol pembuka pada menit ke-64 melalui Sergej Milinkovic-Savic yang memanfaatkan umpan Saud Abdulhamid.
Baca Juga: Momen Cristiano Ronaldo Pinjam Jaket Rui Patricio, GOAT Takut Dingin Juga
Sementara dua gol tambahan baru tercipta di menit-menit akhir pertandingan melalui Aleksandar Mitrovic yang mengemas brace pada menit 89 dan 90+2.
Alhasil, media sosial pun kembali ramai membahas sosok bocah perempuan asal Maroko tersebut. Kehadirannya dianggap jadi mimpi buruk bagi Ronaldo.
Hasil ini membuat Al Hilal kian kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 41 poin dari 15 pertandingan.
Mereka kian meninggalkan Al Nassr yang untuk sementara menduduki urutan kedua dengan koleksi 34 poin dari 15 laga, alias cuma terpaut empat poin dari Al Ahli di tempat ketiga.
Berita Terkait
-
Hasil Al Hilal vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Cs Hancur Lebur, Kalah 3-0
-
3 Fakta Menarik Stefano Beltrame, Eks Rekan Setim Cristiano Ronaldo yang Kini Gabung Persib Bandung
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Fantastis Cristiano Ronaldo di Real Madrid
-
Momen Cristiano Ronaldo Tolak Penalti, Tetap Senang Meski Al Nassr Gagal Menang
-
Hasil Al Nassr vs Persepolis di ACL: Cristiano Ronaldo Tolak Penalti, Skor Imbang 0-0
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh