Suara.com - Dua pemain keturunan, Emil Audero Mulyadi dan Kevin Diks merupakan nama yang diinginkan Shin Tae-yong untuk bisa membela timnas Indonesia. PSSI pun masih berusaha untuk membujuk keduanya.
Emil Audero dan Kevin Diks bisa dibilang pemain keturunan Grade A. Sebab, mereka telah mentas di Liga Champions serta punya kualitas apik.
Saat ini, Emil membela Inter Milan. Sedangkan Kevin Diks berkarier di FC Copenhagen.
Walau sudah dibujuk untuk membela skuad Garuda, nyatanya kedua pemain tersebut masih enggan. Hal ini diungkapkan oleh Hasani Abdulgani yang merupakan mantan Exco PSSI.
"Timnas Indonesia atau Shin Tae-yong sangat ingin Emil Audero atau Kevin Diks membela timnas," ucap Hasani dikutip dari YouTube miliknya Hasani's Corner.
"Namun, kedua pemain tersebut sampai saat ini belum mengatakan yes kepada kita. Jadi persoalannya bukan di kita, tapi ada di kedua pemain tersebut," imbuhnya.
Meski demikian, Hasani menyebutkan PSSI belum menyerah untuk membujuknya untuk dinaturalisasi. Bahkan federasi punya sosok khusus untuk menggoda dua pemain itu.
"Tinggal sekarang dengan Pak Erick sebagai Ketum PSSI lewat networking beliau bisa menggoda pemain tersebut, yaitu harapan kita bersama," ujar Hasani lagi.
"Tapi ada bocoran yang saya dapat memang ada tugas yang diberikan oleh federasi untuk terus mendekati Emil Audero dan Kevin Diks sampai mereka ingin bela Indonesia," tukasnya.
Baca Juga: Sedang Diproses Naturalisasi, Ragnar Oratmangoen Bantu Timnya Menang di Eredivisie Belanda
Berita Terkait
-
Dikabarkan Resmi Berpisah, Ini Statistik Pratama Arhan Selama di Tokyo Verdy
-
Performance Gap Sandy Walsh di Timnas Indonesia dan Klub, Bukti Kebenaran Ucapan Eks Pelatih Vietnam
-
Tak Tanggung-Tanggung, Gianni Infantino Puji Indonesia Setinggi Langit di Laman Resmi FIFA
-
Usai Rumah Tangganya Diterpa Isu Perselingkuhan, Sarah Ahmad Pamerkan Kedekatan dengan Asnawi Mangkualam
-
Tokyo Verdy Promosi ke J-League 1, Pratama Arhan Resmi Tinggalkan Klub
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?