Suara.com - Manchester United telah mengeluarkan aturan aneh jelang menghadapi Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris 2023-2024. Mereka melarang jurnalis dari empat media untuk menghadapi konferensi pers dengan manajer mereka, Erik ten Hag.
United mengklaim bahwa mereka tidak diberikan hak jawab atas cerita-cerita negatif seputar klub.
Dilansir dari BBC, jurnalis dari Sky, ESPN, Manchester Evening News, dan Mirror dilarang menghadiri konferensi pers setelah melaporkan bahwa beberapa pemain tidak senang dengan Ten Hag.
"Kami mengambil tindakan terhadap sejumlah organisasi berita," kata klub dalam sebuah pernyataan.
"Bukan karena menerbitkan cerita yang tidak kami sukai, tetapi karena melakukannya tanpa menghubungi kami terlebih dahulu untuk memberi kami kesempatan untuk memberikan komentar, menantang, atau mengkondisikan."
"Kami percaya ini adalah prinsip penting yang perlu dipertahankan dan kami berharap ini bisa menyebabkan penyesuaian dalam cara kita bekerja bersama."
Berbicara dalam konferensi pers, Ten Hag mengatakan: "Mereka seharusnya datang kepada kami terlebih dahulu dan tidak pergi ke belakang kami untuk menerbitkan artikel - itu bukan hal yang benar."
"Jika para pemain memiliki pendapat berbeda, tentu saja saya akan mendengarkan, tetapi mereka tidak memberi tahu saya, atau mungkin satu atau dua [pemain], tetapi mayoritas ingin bermain seperti ini - proaktif, dinamis, berani."
Lebih jauh, Erik ten Hag membantah laporan yang menyebut bahwa sejumlah pemain Manchester United telah kehilangan kepercayaan pada kepemimpinannya.
Baca Juga: 3 Laga Vital Penentu Nasib Erik ten Hag di Manchester United, Dipecat Sebelum Lawatan ke Anfield?
Dilaporkan pada Senin (4/12/2023), bahwa sejumlah pemain United telah merasa tidak puas dengan gaya bermain Ten Hag dan perlakuan terhadap Jadon Sancho.
Menyusul kekalahan 1-0 dari Newcastle pada Sabtu, satu sumber menyebutkan bahwa 50 persen ruang ganti telah berbalik melawan Ten Hag.
Namun, manajer tersebut menunjuk pada hasil imbang melawan Galatasaray dan kemenangan di Everton bulan lalu sebagai bukti bahwa laporan tersebut tidak benar.
"Tidak di ruang ganti. Tentu ada banyak rumor tetapi itu tidak membuat kami terganggu," kata Ten Hag.
"Kami sedang dalam perjalanan. Kami tahu kami dalam masa transisi tetapi kita berada di arah yang benar.
"Kami membangun sebuah tim, mengembangkannya, tim ini berkembang, pemain muda datang, dan Anda melihat potensi bagaimana mereka dapat berkontribusi pada tim Manchester United yang sukses di masa depan."
Berita Terkait
-
Bungkam Luton, Arsenal Jadi Spesialis Perusak Pesta Ulang Tahun
-
Hasil Luton vs Arsenal: The Gunners Menang Dramatis 4-3 Berkat Gol Telat Delan Rice
-
Pecat Heckingbottom, Sheffield United Kembali Rekrut Chris Wilder
-
Sheffield United Umumkan Pecat Pelatih Paul Heckingbottom
-
Besok, Timnas Indonesia Resmi Punya Bek Naturalisasi dari Liga Inggris
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan