Suara.com - Timnas Indonesia berpeluang kembali mendapatkan tambahan amunisi pemain naturalisasi sarat kualitas. Teranyar, gelandang keturunan Belanda, Thom Haye blak-blakan mengaku siap membela Timnas Indonesia.
Thom Haye, yang reguler bermain di kompetisi kasta tertinggi Belanda, Eredivisie, secara terbuka ingin membela Timnas Indonesia lewat jalur naturalisasi.
Thom Haye, gelandang jangkar berusia 28 tahun yang membela klub SC Heerenveen, yakin hasratnya membela Timnas Indonesia akan segera terwujud.
Saat ini, Timnas Indonesia memang sedang gencar melakukan naturalisasi pemain keturunan yang ada di luar negeri. Terbaru, bek sentral Justin Hubner yang bermain di klub Inggris, Wolves resmi jadi warga negara Indonesia (WNI).
Berbeda dengan era 2010-an, program naturalisasi Timnas Indonesia kini fokus pada pemain keturunan. Selain itu, semua pemain yang hendak dinaturalisasi juga harus atas persetujuan pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Belakangan, bukan Indonesia yang mencari pemain. Akan tetapi, sederet pemain yang justru tertarik membela Indonesia. Salah satunya adalah Thom Haye.
Thom Haye sendiri beberapa waktu lalu telah menyatakan minatnya untuk bisa membela Timnas Indonesia. Namun, dia belum dilirik pelatih Shin Tae-yong.
Kini, Thom Haye kembali menegaskan hasratnya untuk membela panji skuad Garuda.
"Ya, itu (bermain untuk Timnas Indonesia) akan terasa menyenangkan dan saya yakin itu bakal terjadi," ucap Thom Haye dalam wawancara dengan ESPN Nederland, dikutip Kamis (14/12).
Baca Juga: Shin Tae-yong Jadi Artis di Kabupaten Bekasi, Bocah Sampai Emak-emak Rebutan Foto
"Saya yakin hal itu masih bisa terjadi. Itu akan sangat bagus," sambung mantan gelandang AZ Alkmaar yang juga pernah bermain di Italia bersama klub Lecce tersebut.
Thom Haye sendiri kabarnya punya darah Indonesia dari sang kakek dan nenek. Kakeknya dari Solo, sedangkan sang nenek dari Sulawesi.
Di level klub, Thom Haye jadi pemain kunci Heerenveen sejak diboyong dari klub NAC Breda pada Januari 2022 lalu dengan mahar 750 ribu euro (sekira Rp12,67 miliar). Dia jadi pemain kunci di lini vital Heerenveen dengan menit bermain yang sangat ideal.
Pada musim 2023/2024 ini sendiri, hingga pekan ke-15 Eredivisie, Thom Haye sudah memainkan 13 laga bersama Heerenveen dan semua sebagai pemain inti.
Thom Haye hanya melewatkan satu pertandingan yakni saat menjalani sanksi akumulasi kartu merah.
Meskipun berposisi sebagai gelandang bertahan, Thom Haye mampu bikin 2 gol di Eredivisie musim ini.
Tag
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa