Suara.com - Kiper asing Madura United, Lucas Frigeri sudah tidak sabar untuk kembali berlaga untuk tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini di BRI Liga 1 2023/2024. Laga terdekat ialah bertandang ke markas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (16/12).
Menatap laga tersebut, kiper Brasil berusia 34 tahun itu sangat percaya diri. Bahkan, dia kembali membidik kemenangan untuk menjaga konsistensi Madura United.
Lucas Frigeri kian bersemangat setelah tampil apik pada debutnya.
Gabung pada penutupan bursa transfer paruh musim Liga 1 2023/2024 dengan status free transfer, kiper kelahiran Catanduva, Brasil ini langsung bisa mempersembahkan tiga poin untuk Madura United lewat kemenangan telak 4-1 atas Barito Putera di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Minggu (10/12) lalu.
Pada laga tersebut, Lucas memang kemasukan satu gol. Namun, dia melakukan banyak penyelematan hingga hanya sekali memungut bola dari gawangnya sendiri.
“Saya sangat senang dengan debut saya. Saya juga sudah tidak sabar untuk pertandingan selanjutnya. Apalagi, saya bisa adaptasi dengan cepat berkat bantuan-bantuan pemain Brasil di sini,” kata Lucas dikutip dari laman LIB, Jumat (15/12).
Lucas menceritakan, dirinya tidak menemui kendala dalam berkomunikasi, karena ada dua pemain asal Brasil yang menghuni skuad Madura United yakni Hugo Gomes dos Santos Silva dan Cleberson Martins.
Selain itu, jajaran pelatih Madura United didominasi arsitek asal Brasil, yang dinakhodai Mauricio Souza. Kecuali, Rakhmad Basuki yang berasal dari Pamekasan.
Baca Juga: Persebaya Tipis dari Zona Merah BRI Liga 1, Uston Nawawi Menolak Panik
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey