Suara.com - Kehebatan Maarten Paes menarik perhatian Ketua PSSI, Erick Thohir, yang sepertinya tertarik dengan kemungkinan pemain tersebut menjadi warga negara Indonesia melalui naturalisasi.
Meskipun Timnas Indonesia memiliki pemain naturalisasi di berbagai posisi, posisi kiper masih kosong, sehingga beberapa penjaga gawang keturunan diusulkan untuk diproses menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Meskipun Emil Audero menolak dan Cyrus Margono menunjukkan minat, PSSI belum sepenuhnya tertarik pada Cyrus. Oleh karena itu, fokus beralih ke Maarten Paes sebagai pilihan yang mungkin.
Maarten Paes, yang lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, memulai karier sepak bolanya dengan membela NEC Nijmegen dari tahun 2016 hingga 2018.
Saat ini, Paes bermain di Major League Soccer (MLS) dengan FC Dallas dan telah beberapa kali berhadapan langsung dengan pemain seperti Lionel Messi.
Potensi kehadiran Paes di Timnas Indonesia menambah dimensi menarik dalam upaya peningkatan skuad nasional.
Dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir, Maarten Paes telah tampil sebanyak 70 kali untuk FC Dallas dalam berbagai kompetisi, termasuk MLS.
Ia berhasil mencatatkan 17 kali tidak kebobolan, namun juga kemasukan sebanyak 75 kali.
Prestasinya juga mencakup penampilan di Leagues Cup 2023, sebuah turnamen antarklub Amerika Serikat dan Meksiko.
Baca Juga: Sudah Ditunggu oleh Erick Thohir, Sepenting Apa sih Naturalisasi Thom Haye?
Pada turnamen tersebut, Maarten Paes menghadapi tim seperti Inter Miami yang diperkuat oleh Lionel Messi, pemenang delapan kali Ballon d'Or.
Dalam pertandingan tersebut, Maarten Paes tampil sebagai starter dan harus menghadapi ketiga gol yang dicetak oleh Lionel Messi saat FC Dallas mengalami kekalahan 3-5 lewat adu penalti dari Inter Miami setelah bermain imbang 4-4 pada babak 16 besar Leagues Cup 2023, pada tanggal 6 Agustus 2023.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO
-
Keracunan MBG di Semarang Diduga Akibat Kualitas Bahan Makanan dan Proses Masak
-
Colors of Evil: Red, Mengupas Teka-Teki Kematian Tragis dan Duka Mendalam Seorang Ibu
-
Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan