Pada Februari dan Maret 2024, PSIS dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung dan Bali United. Pada pertemuan pertama dengan Persib di Semarang, PSIS harus mengakui keperkasaan Maung Bandung dengan skor 1-2.
Sementara saat menjamu Bali United di pertemuan pertama, PSIS sukses mengamankan tiga poin dari kemenangan 2-1 pada laga September 2023.
Kemenangan atas dua tim tersebut akan sangat berpengaruh terhadap posisi PSSI yang hanya berselisih satu poin dari Persib dan dua poin dari Bali United.
Namun sebelum bertemu dengan Persib dan Bali United, PSIS harus mampu mengamankan poin dari tiga tim lain, masing-masing laga tandang melawan Persebaya Surabaya dan Arema FC serta laga kandang melawan Dewa United.
Selain dua penghuni posisi empat besar, PSIS pun juga.masih harus bertandang ke kandang sejumlah tim kuat di sisa musim ini.
PSIS masih harus bertandang ke markas juara bertahan Liga 1 Indonesia musim lalu, PSM Makassar. Selain itu, PSIS juga harus melawat ke dua tim kuat lainnya, yakni Persija Jakarta serta Rans Nusantara.
CEO PSIS Semarang A.S. Sukawijaya meminta anak-anak asuh Gilbert Agius tetap bekerja keras untuk menjaga posisi di papan atas Liga 1 Indonesia 2023/2024.
"Jalan PSIS ke depan masih panjang dan harus diiringi dengan kerja keras," kata pria yang akrab di sapa Yoyok Sukawi itu.
Banyak laga berat yang harus dijalani PSIS untuk bertahan di posisi empat besar di klasemen sementara musim ini.
Baca Juga: Rachmat Irianto Dicoret, Timnas Indonesia Cuma Boyong 29 Pemain untuk TC Piala Asia
Sementara Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengatakan para pemain akan mendapat libur akhir tahun sebelum kembali menyiapkan diri untuk menghadapi Persebaya pada Januari 2024.
"Kami harus bekerja keras untuk tetap di atas, itu tidak mudah," katanya.
Ia juga mengakui anak asuhnya belum memiliki konsistensi saat bermain di Stadion Jatidiri Semarang serta saat menjalani laga tandang.
"PSIS tampak berbeda saat bermain di kandang dan tandang," kata Agius.
Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah ini ingin bertahan di posisi atas klasemen Liga 1
PSIS Semarang harus berbenah untuk menghadapi lanjutan kompetisi usai libur akhir tahun, terutama saat bertandang ke kandang lawan.
Pada tahun depan, pertandingan-pertandingan yang harus dihadapi PSIS akan semakin sulit.
Oleh karena itu, PSIS harus mampu memaksimalkan hasil pertandingan di kandang yang masih menyisakan lima laga di sisa musim ini.
Anak-anak asuh Agius juga harus menyiapkan diri untuk menghadapi tim-tim yang semuanya akan menyuguhkan pertandingan yang sulit.
Terlebih, tim-tim Liga 1 sudah mengetahui cara bermain PSIS dan menyiapkan berbagai strategi untuk meredam permainan Carlos Fortes dan kawan-kawan. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya