Suara.com - Ketertarikan klub Makedonia Utara, FC Tikves Kavadarci pada penyerang Persis Solo dan Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta bukan sekadar isapan jempol belaka alias memang benar adanya. Namun, Sananta tak bisa diboyong dengan status free transfer alias secara gratisan.
Rumor ketertarikan klub Eropa timur itu dibenarkan oleh agen dari Ramadhan Sananta sendiri.
"Ketika kami berbincang dengan agen Sananta yakni @GabrielBudi, dia membenarkan tentang rumor Sananta diminati tim Macedonia Utara tersebut," demikian diklaim akun @idn_abroad, akun yang kerap membahas pemain abroad ataupun pemain keturunan Indonesia di X.
Ketertarikan FC Tikves Kavadarci disebut juga ada peran dari eks pemain Makedonia yang pernah main di Liga Indonesia, Goran Ganchev.
"Goran Ganchev yang saat ini menjadi pelatih salah satu tim di Makedonia, memberikan referensi dan yakin dengan kualitas Sananta," lanjut cuitannya.
Masalahnya, FC Tikves kemungkinan besar harus menebus penyerang 21 tahun itu alias harus mengeluarkan biaya transfer.
Pasalnya, Sananta masih terikat kontrak dengan klub BRI Liga 1, Persis Solo sampai Mei 2025 mendatang.
Namun, ceritanya beda jika Persis Solo memang mendukung penuh Sananta, yang memang merupakan salah satu talenta muda terbaik sepak bola Indonesia saat ini, untuk mengembangkan sayapnya untuk bermain 'abroad'.
Ini pernah terjadi pada Asnawi Mangkualam bersama PSM Makassar dan Prataha Arhan bersama PSIS Semarang yang direlakan berstatus 'free transfer' agar mereka bisa abroad.
Jika begitu, maka FC Tikves bisa mendatangkan Sananta dalam waktu dekat secara 'gratisan'.
Sananta sendiri kini tengah disibukkan dengan agenda Timnas Indonesia. Ia tengah berada di Truki untuk menjalani pemusatan latihan (TC) bersama skuad Garuda untuk persiapan Piala Asia 2023.
Eks bomber PSM itu masuk dalam daftar 28 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong untuk diproyeksikan tampil di Piala Asia 2023 Qatar pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Ramadhan Sananta telah menjelma sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia yang patut diperhatikan.
Pada musim ini, sang striker kembali membuktikan tajinya dengan mencetak 7 gol dari 18 pertandingan di Liga 1 2023/2024 bersama Persis Solo.
Sananta juga sudah mengemas 7 caps bersama Timnas Indonesia senior, dengan sukses mengemas 4 gol.
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Ungkap Kesan Perdana, Egy Maulana Vikri Taruh Harapan Besar pada Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Elkan Baggott Bakal Dilepas Ipswich Town Musim Depan, Bisa Dipinjamkan Atau Pergi Permanen
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Sandy Wash Sebar Kabar Bahagia Bersiap Jadi Ayah
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia