Suara.com - Manchester City berhasil memenangi gelar Piala Dunia Antarklub usai mengalahkan Fluminense dalam partai final yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (23/12/2023) dini hari WIB.
Di laga tersebut City menang telak dengan skor telak 4-0. Julian Alvarez mencetak gol cepat di awal laga sekaligus membuka kemenangan The Citizens.
Sedangkan tiga gol city lainnya dicetak oleh Phil Foden, gol bunuh diri dari pemain lawan, Nino, dan Alvarez jelang laga usai.
Jalannya Pertandingan
Berstatus sebagai jawara Liga Champions musim lalu, Manchester City tidak membutuhkan waktu lama untuk menjebol gawang jawara Libertadores, Fluminense.
Laga belum genap berumur satu menit, tepatnya di detik ke-40, gawang yang dikawal Fabio sudah bergetar. Adalah Julian Alvarez yang sukses membuka keunggulan The Citizens.
Berawal dari keberhasilan Nathan Ake yang mengintersep umpan jauh Marcelo, pemain bernomor punggung enam itu kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang.
Bola berhasil ditepis Fabio kemudian dimentahkan tiang gawang. Namun bola liar dengan cepat disambar Alvarez. City memimpin 1-0.
Di menit ke-19, wasit memberikan penalti bagi Fluminense usai Ganso dijatuhkan Ederson di kotak terlarang. Namun keputusan tersebut dibatalkan setelah Ganso dinyatakan lebih dulu berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Misi Quintuple Manchester City: Langkah Terakhir The Citizens Menuju Keabadian
Tekanan yang dilancarkan Fluminense sempat membuat City kesulitan. Sayangnya, mereka gagal memanfaatkan peluang.
City yang kembali menemukan ritme justru berhasil menggandakan keunggulan di menit 27. Bermaksud menghalau umpan Phil Foden ke depan gawang, Nino mencatatkan gol bunuh diri sekaligus memberikan keuntungan besar bagi lawan.
Tiga menit jelang turun minum, Fluminense nyaris memangkas jarak. Beruntung bagi City, bola hasil tandukkan Arias masih mampu dibendung Ederson. Skor 2-0 untuk City bertahan hingga jeda.
Di awal babak kedua, gawang Fluminense nyaris kebobolan. Dua peluang didapat City lewat aksi Phil Foden dan Bernardo Silva, namun masih mampu dipatahkan Fabio.
Memasuki menit 72, gawang wakil Brasil kembali bergetar. Menaymbut umpan Alvarez, Foden mencatatkan namanya di papan skor.
Julian Alvarez kembali membuat penonton di stadion bersorak. Lewat aksi gemilangnya, pemain asal Argentina itu berhasil menundukkan Fabio untuk kedua kalinya sekaligus mengunci kemenangan The Citizens 4-0.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor