Suara.com - Media sosial dibuat 'heboh' dengan dua pemain Timnas Indonesia yang diduga mengonsumsi mi instan di tengah-tengah agenda pemusatan latihan (TC) skuad Garuda di Turki jelang Piala Asia 2023 di Qatar.
Momen Witan Sulaeman memasak mi instan di kamar hotel Timnas Indonesia menginap yang direkam, dan diunggah Marselino Ferdinan di media sosial, jadi polemik.
Netizen mengecam keras pemain Timnas Indonesia makan sembarangan di tengah-tengah TC, bahkan pelatih Shin Tae-yong juga sampai memberikan teguran.
Terkait mi instan, memang jika dikonsumsi atlet bisa membuat dampak negatif, apalagi jika berlebihan. Namun, ternyata ada juga dua manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi mi instan. Apa itu?
Cocok untuk Atlet dengan Waktu Terbatas
Mi instan merupakan solusi makanan yang cepat dan mudah, ideal bagi para pelari yang memiliki waktu terbatas dalam rutinitas harian mereka.
Dengan kemudahan persiapan yang dimilikinya, mi instan menjadi opsi yang efisien untuk memenuhi kebutuhan nutrisi di tengah kesibukan. Namun, tentunya asalkan tidak dikonsumsi berlebihan.
Menambah Karbohidrat
Kandungan karbohidrat tinggi dalam mi instan dapat menjadi sumber energi cepat sebelum melakukan lari jarak jauh atau latihan intensif.
Karbohidrat ini memberikan dorongan energi yang diperlukan untuk meningkatkan stamina dan kinerja selama aktivitas fisik yang membutuhkan tenaga ekstra.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
-
Bangladesh Belum Tentu Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026? Yunus Nusi: Masih Dinamis
-
Bangladesh Pede Main di FIFA ASEAN Cup, Sang Pelatih Pernah Bikin Timnas Indonesia Malu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!