Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengonfirmasi deretan pemain 'abroad' akan segera bergabung dengan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Turki. Namun, Justin Hubner dan Elkan Baggott yang main di kompetisi Inggris akan bergabung paling belakangan.
Saat ini Timnas Indonesia memang tengah disibukkan dengan TC di Antalya, Turki, sebagai persiapan untuk menghadapi Piala Asia 2023 di Qatar yang akan bergulir 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Shin Tae-yong mengonfirmasi Rafael Struick yang bermain untuk klub ADO Den Haag di Belanda, Ivar Jenner (Jong Utrecht / Belanda), serta Sandy Walsh (KV Mechelen / Belgia) akan mulai bergabung di pemusatan latihan pada Kamis (28/12) besok.
"Untuk Rafael, Ivar, dan Sandy pada 28 Desember besok akan bergabung," ungkap Shin Tae-yong seperti dikutip laman resmi PSSI, Rabu (27/12).
"Sementara untuk sisanya seperti Elkan Baggott dan Justin Hubner bergabung pada 1 dan 2 Januari 2024, sesuai aturan FIFA," tukas pelatih 53 tahun berpaspor Korea Selatan itu.
Untuk Hubner (Wolves / Inggris) dan Baggott (Ipswich Town / Inggris), keduanya telat gabung TC karena memang masih disibukkan dengan agenda klub.
Kompetisi di Inggris, termasuk di divisi dua, memang tengah memasuki periode sibuk di akhir Desember ini, meski Hubner dan Baggott memang relatif masih berkutat di tim reserves alias U-21 di klub masing-masing.
Timnas Indonesia senior akan menjalani TC Turki hingga 6 Januari 2024. Selain latihan, mereka juga dijadwalkan menjalani rangkaian uji coba, yaitu pada 2 dan 5 Januari 2024 melawan Libya di Antalya, kemudian pada 9 Januari 2024 melawan Iran di Qatar.
Selanjutnya, para pemain yang mengikuti TC akan diseleksi dan hanya akan ada 26 pemain yang dibawa ke Qatar untuk melakoni Piala Asia 2023.
Shin Tae-yong sendiri sebelumnya sudah merilis total 28 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Turki ini.
Di Piala Asia 2023 nanti, Timnas Indonesia akan bersaing bersama Vietnam, Irak, dan Jepang di Grup D. Skuad Garuda akan menjalani laga perdana melawan Irak pada 15 Januari 2024 di Stadion Ahmed bin Ali, Al Rayyan, Qatar.
Tag
Berita Terkait
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Akhir Tragis Irak: Dulu Bantai Timnas Indonesia, Berakhir Bulan-bulanan di Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil