Suara.com - Pemain keturunan, Jay Idzes resmi dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. Pemain berdarah Belanda itu pun langsung jadi bek tengah yang punya harga pasar termahal di Timnas Indonesia saat ini.
Jay Idzes, bek tengah berusia 23 tahun yang main di kompetisi Serie B Italia bersama klub Venezia, telah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada hari ini, Kamis (28/12/2023).
Pengambilan sumpah WNI itu berlangsung di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta.
“Saya sangat senang akhirnya saya bisa menyelesaikan semua prosesnya ya," kata Jay Idzes usai mengambil sumpah.
Jay Idzes sendiri memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Jakarta.
Pernah menimba ilmu di akademi PSV Eindhoven saat masih remaja, Jay Idzes musim ini diboyong Venezia dengan status free transfer setelah bek jangkung bertinggi 190 sentimeter itu sebelumnya memperkuat klub Go Ahead Eagles.
Segera debut bersama Timnas Indonesia, Jay Idzes sendiri kini jadi bek tengah dengan market value alias nilai pasar termahal yang di skuad Garuda.
Dilansir TransferMarkt, harga pasar Jay Idzes hampir 1 juta euro. Nilai pemain yang telah tampil 9 kali di kompetisi kasta kedua Liga Italia musim ini tersebut mencapai 900 juta euro (sekira Rp15,64 miliar).
Jay Idzes mengungguli bek termahal Timnas Indonesia sebelumnya yang juga pemain naturalisasi, Jordi Amat yang memiliki nilai pasar Rp13,91 miliar.
Baca Juga: Jalani Sumpah WNI, Jay Idzes Ditemani Wanita Berambut Pirang
Harga Jay Idzes pun unggul jauh dengan nama-nama macam Rizky Ridho (Rp6,52 miliar) bahkan juga Elkan Baggott (Rp4,35 miliar).
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey