Suara.com - Timnas Irak menetapkan target tinggi dalam menghadapi Piala Asia 2023 dengan menjadi juara. Bahkan Irak mensejajarkan kekuatannya dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia.
Hal itu dikatakan ketua federasi sepak bola Irak Adnan Darjal, dalam wawancara dengan Winwin.
Dia mengungkapkan harapan besar dan ambisi tinggi Timnas Irak untuk menjadi juara Piala Asia 2023.
Meskipun realistis mengenai kekuatan lawan, Adnan Darjal yakin bahwa dalam sepak bola, segalanya mungkin.
Piala Asia 2023 menjadi panggung bagi Timnas Irak, yang tergabung dalam Grup D bersama Jepang, Vietnam, dan Timnas Indonesia.
"Harapan dan ambisinya adalah meraih gelar juara Piala Asia. Meski demikian, kami harus realistis karena ada tim-tim yang lebih kuat dari Irak, seperti Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia," kata Adnan Darjal kepada Winwin.
Pertarungan dimulai dengan laga pembuka melawan Timnas Indonesia pada 15 Januari 2024, diikuti oleh bentrokan dengan Jepang pada 19 Januari 2024, dan menghadapi Vietnam pada 24 Januari 2024.
Meskipun perjalanan menuju gelar Piala Asia 2023 diakui sebagai tantangan berat, Adnan Darjal mempertahankan optimisme tinggi untuk Timnas Irak.
Keyakinan bahwa dalam sepak bola tidak ada kata "tidak mungkin" menjadi pendorong bagi mereka, dan Adnan Darjal menegaskan dukungan penuh untuk penampilan terhormat Timnas Irak di turnamen bergengsi tersebut.
Baca Juga: Striker Klub Belanda Ikuti Perkembangan TC Timnas Indonesia, Kode Ingin Naturalisasi?
Edisi ke-10 bagi Timnas Irak dalam Piala Asia, dengan pencapaian terbaik mereka menjadi juara pada tahun 2007.
Sementara itu, Timnas Indonesia menghadapi catatan buruk dalam pertemuannya dengan Irak, tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan, mencatat enam kekalahan dan satu hasil imbang pada Kualifikasi Piala Dunia 1974.
Timnas Indonesia juga menemui kesulitan mencetak gol ke gawang Irak dalam empat pertandingan terakhir, menciptakan tantangan berat bagi pelatih Shin Tae-yong.
Sebuah ujian besar menanti Timnas Indonesia, yang berusaha memutus tren negatif mereka dan menciptakan kejutan di Piala Asia 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan