Suara.com - Pelatih timnas Jepang, Hajime Moriyasu menyebut sangat mewaspadai Vietnam jelang kedua tim bentrok di Piala Asia 2023. Hal itu bukan karena aspek kekuatan lawan, tetapi fakta bahwa pertandingan tersebut adalah laga pertama di Piala Asia 2023.
Jepang akan mengawali matchday pertama Grup D Piala Asia 2023 menghadapi Vietnam. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (14/1/2024) mendatang.
Dikutip dari media Irak Winwin, Moriyasu menegaskan bahwa dirinya selalu waspada setiap memimpin timnya melalui laga pertama sebuah turnamen.
Karenanya, saat menghadapi Vietnam nanti, Moriyasu mewanti-wanti anak asuhnya untuk tampil hati-hati dan waspada demi meraih hasil positif.
"Saya termasuk orang yang tidak suka dengan pertandingan pertama, karena itu kami akan memainkan laga tersebut dengan sangat hati-hati dan kami bakal mengerahkan kemampuan terbaik agar terhindar dari kejutan," kata Moriyasu.
Jepang, yang menatap Piala Asia 2023 sebagai tim Asia terbaik di ranking FIFA dengan menduduki urutan 17 dunia, tergabung di Grup D bersama Timnas Indonesia, Irak dan Vietnam.
Selepas menghadapi Vietnam, tim berjuluk Samurai Biru dijadwalkan untuk menghadapi Irak sebelum menutup fase grup dengan melawan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.
"Menghadapi Irak akan sangat sulit, tapi kami akan berusaha mengincar kemenangan seperti biasanya," ucap Moriyasu.
"Kami percaya pertandingan ini akan menentukan untuk lolos ke babak berikutnya."
Baca Juga: Bedah Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Jepang, Irak dan Vietnam
Moriyasu menegaskan Jepang ingin memberikan suguhan terbaik kepada fans. Tujuan mereka bukan sekedar lolos dari fase grup tetapi menjadi juara untuk meraih trofi kelima di Piala Asia 2023.
"Kami memastikan kepada suporter untuk bertanding dengan baik dan melaju sejauh mungkin di turnamen ini," kata Moriyasu.
"Kami berharap bisa mengangkat trofi di Stadion Lusail pada 10 Februari mendatang dan membuat rakyat Jepang bangga," tambahnya.
Piala Asia 2023 akan berlangsung di Qatar. Turnamen akabar yang diikuti 24 negara Asia ini dijadwalkan bergulir pada 12 Januari hingga 10 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Bahas Persaingan Grup D Piala Asia 2023, Kapten Irak Tak Anggap Timnas Indonesia Ada
-
Ban Kapten Timnas Indonesia Melingkar di Lengan, Jordi Amat: Sungguh Kehormatan Luar Biasa
-
Fakta Skuad Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Jordi Amat Pemain Tertua, Asnawi Mangkualam Caps Paling Banyak
-
Jordi Amat Lempar Psywar Jelang Timnas Indonesia vs Libya, Isyaratkan Garuda Menggila
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik