Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir punya harapan besar untuk kiper keturunan Maarten Paes. Harapan itu sekaligus jadi lampu kuning atau peringatan untuk para kiper lokal Timnas Indonesia.
Maarten Paes yang merupakan pemain berdarah Belanda keturunan Indonesia, telah memulai proses naturalisasi demi bisa memperkuat skuad Garuda.
Paes saat ini bermain untuk FC Dallas di Major League Soccer (MLS) atau Liga Amerika Serikat. Dia merupakan kiper utama tim tersebut.
Pada MLS 2023, Paes berkesempatan untuk menghadapi salah satu pemain terbaik dunia, Lionel Messi. Dia mampu membantu timnya bermain imbang 2-2 kontra Inter Miami sebelum akhirnya kalah lewat adu penalti.
Terkini, Paes sudah menyambangi Indonesia. Dia berjumpa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan dipastikan mulai mengurus proses naturalisasi.
Erick Thohir berharap kehadiran Paes bakal semakin memperkuat Timnas Indonesia. Pernyataan itu pun jadi peringatan bahwa kiper lokal harus bekerja keras untuk bisa bersaing mendapatkan satu tempat sebagai penjaga gawang skuad Garuda.
"Maarten Paes langsung mengurus proses naturalisasi," tulis Erick Thohir dalam unggahannya di Instagram, Selasa (9/1/2024).
"Semoga semuanya berjalan lancar sehingga Maarten bisa segera memperkuat Timnas Indonesia."
Kehadiran Paes bakal membuat persaingan penjaga gawang Timnas Indonesia kian sengit. Saat ini Garuda punya banyak talenta hebat di pos penjaga gawang dalam diri Nadeo Argawinata, Ernando Ari, Syahrul Trisna hingga Muhammad Riyandi.
Baca Juga: Terjawab Sudah, Timnas U-20 Akan Hadapi 2 Negara Ini dalam Laga Uji Coba
Saking sengitnya persaingan, Nadeo Argawinata bahkan harus tercoret dari skuad Timnas Indonesia yang akan bermain di Piala Asia 2023.
Pelatih Shin Tae-yong lebih memilih Ernando Ari, Syahrul Trisna dan Muhammad Riyandi sebagai kiper Garuda dalam mengarungi event akbar yang berlangsung dari 12 Januari hingga 10 Februari 2024 tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey