Kiprah Maarten Paes di sepak bola bermula di Belanda. Ia mengawali karier di VV Union dan kemudian bermain di akademi NEC Nijmegen.
Di NEC Nijmegen pula, Maarten Paes mendapat kontrak profesionalnya. Sayang, ia tak pernah bermain bagi klub tanah kelahirannya itu karena statusnya sebagai pelapis.
Alhasil Maarten Paes hijrah ke FC Utrecht, di mana ia mendapat kontrak berdurasi tiga tahun dan mendapat jam terbang di kancah profesional.
Sejak 2018 hingga 2022, Maarten Paes tak pernah bermain secara reguler di FC Utrecht dengan hanya tampil sebanyak 48 kali saja.
Kondisi tersebut membuatnya memutuskan menerima pinangan FC Dallas dari Amerika Serikat dengan status pinjaman pada Januari 2022.
Di FC Dallas, Maarten Paes mulai bermain reguler dan jadi andalan. Setelah menjalani peminjaman selama enam bulan, ia pun dipermanenkan oleh klub MLS tersebut dengan biaya 1 juta euro.
Sejak dipermanenkan, Maarten Paes pun telah menjadi andalan di bawah mistar FC Dallas. Hingga artikel ini dibuat, ia telah tampil sebanyak 70 kali.
Saat masih belia, Maarten Paes diketahui juga pernah membela Timnas Belanda di level kelompok umur, yakni di tim U-18 hingga tim U-21.
Tercatat, Maarten Paes telah membela De Oranje muda sebanyak 10 kali bersama tim U-19, U-20, dan juga U-21 dari rentang waktu 2016 hingga 2019.
Lantas, bagaimana dengan prestasi yang ditorehkan oleh Maarten Paes selama berkarier di kancah sepak bola hingga bakal dinaturalisasi Timnas Indonesia?
Selama berkarier, Maarten Paes tak pernah punya prestasi mentereng seperti meraih gelar bersama klub-klubnya dan bersama Timnas Belanda di level kelompok umur.
Tapi secara individu, Maarten Paes sempat masuk dalam daftar nominasi kiper terbaik MLS 2023 berkat kiprahnya bersama FC Dallas.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
Disebut Masuk Radar John Herdman, Julian Oerip Kode Pakai Jersey Garuda
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?