Suara.com - Piala Asia 2023 siap digelar mulai 12 Januari ini hingga 10 Februari 2024 di Qatar. Sebanyak 24 tim akan bertarung memperebutkan gelar juara edisi ke-18 dari turnamen kontinental tertua kedua di dunia tersebut.
Mulanya Piala Asia terbaru ini dijadwalkan kick-off di 2023, namun turnamen harus tertunda setelah China mengundurkan diri sebagai tuan rumah imbas diterapkannya kebijakan penanggulangan pandemi Covid-19 oleh pemerintah setempat.
Pada Oktober 2022, Qatar akhirnya diumumkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 menggantikan China, namun turnamen baru akan start di Januari 2024.
Pagelaran Piala Asia 2023 ini akan dibuka dengan laga Grup A antara Qatar vs Lebanon yang digelar di Stadion Lusail, Qatar, Jumat (12/1/2024) malam ini pukul 23:00 WIB.
Qatar bakal tampil perdana di Piala Asia 2023 sebagai tuan rumah, sekaligus juga juara bertahan setelah mereka memenangi edisi 2019 lalu di Uni Emirat Arab.
Jelang kick-off laga perdana ini, berikut tiga fakta menarik soal Piala Asia yang siap bergulir dalam hitungan jam.
1. Jepang Tim Tersukses
Timnas Jepang tercatat sebagai tim paling sukses dalam sejarah penyelenggaraan Piala Asia. Tim berjuluk Samurai Blue ini sudah empat kali juara pada edisi 1992, 2000, 2004, serta 2011.
Jepang sendiri akan jadi salah satu lawan Timnas Indonesia di Grup D Piala Asia 2023 bersama Irak dan Vietnam.
Baca Juga: Piala Asia 2023 Hadirkan Sejarah Wasit Wanita Pertama, Pimpin Laga Timnas Indonesia?
2. Rekor Gol Tercepat
Rekor gol tercepat dalam sejarah Piala Asia masih dipegang Ali Mabkhout. Penyerang Timnas Uni Emirat Arab tersebut berhasil mencetak gol ke gawang Bahrain dalam waktu hanya 14 detik pada pertandingan fase grup Piala Asia 2015.
Kini, menarik apakah rekor Ali Mabkhout ini bisa terpatahkan di Piala Asia 2023 Qatar.
3. Superioritas Iran
Timnas Iran pernah mencatat prestasi luar biasa di pentas Piala Asia. Tim berjuluk Team Melli itu jadi satu-satunya tim yang berhasil memenangkan tiga gelar juara Piala Asia secara berturut-turut.
Kemenangan diraih pada edisi 1968, 1972, dan 1976, menjadikan Iran sebagai kekuatan dominan dalam periode tersebut.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Punya Rekor Oke Hadapi Korea Selatan, Bisa Menang di Piala Asia Futsal 2026?
-
Nonton di HP! Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Korea Selatan, Kick-off 19.00 WIB
-
Jadwal Lengkap Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia Ditantang Korea Selatan
-
Informasi Lengkap Piala Asia Futsal 2026, Jadwal Hingga Tiket
-
Ambisi Besar Korea Selatan Tumbangkan Timnas Futsal Indonesia, Demi Dongkrak Level
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
-
Marselino Ferdinan Pamer Bekas Jahitan Operasi
-
Gianluca Pandeynuwu Resmi ke Arema FC, Siap Panaskan Persaingan Kiper Utama Singo Edan Musim Ini
-
Sanksi FA Hantui Matheus Cunha Usai Selebrasi Kasar Saat Manchester United Bungkam Arsenal
-
Sentuhan Ajaib Michael Carrick, Sulap 2 Pemain Pesakitan Era Amorim Jadi Nyawa Baru Man United