- Pemerintah akan serahkan pengelolaan eks tambang Martabe kepada Danantara.
- Aset tambang yang dicabut izinnya diproyeksikan dikelola oleh Antam atau MIND ID.
- Dirjen Minerba mengaku belum menerima informasi terbaru soal teknis pengalihan ini.
Suara.com - Teka-teki mengenai masa depan pengelolaan tambang emas raksasa, Martabe, milik PT Agincourt Resources yang terafiliasi Grup Astra mulai menemui titik terang.
Setelah izinnya masuk dalam daftar 28 perusahaan yang dicabut oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), pemerintah berencana menyerahkan aset strategis tersebut kepada badan pengelola investasi, Danantara.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa lahan atau unit usaha yang izinnya telah ditarik oleh negara akan dikelola di bawah naungan Danantara. Khusus untuk sektor pertambangan, Danantara diproyeksikan akan menunjuk BUMN sektor industri pertambangan untuk mengelola aset-aset tersebut.
"Kalau yang izin tambang itu diserahkannya kepada Antam atau MIND ID," ungkap Prasetyo Hadi dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI, Senin (26/1/2026).
Di sisi lain, Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan pihaknya masih memantau perkembangan skema pengalihan ini.
Saat ditemui di Jakarta pada Selasa (27/1/2026) Tri mengaku belum mendapatkan informasi terbaru terkait detil teknis pengalihan aset PT Agincourt Resources ke Danantara.
Langkah ini merupakan bagian dari penataan besar-besaran terhadap 28 perusahaan di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang perizinan usahanya dicabut. Selain sektor tambang, sektor kehutanan juga akan dialihkan pengelolaannya kepada PT Perhutani di bawah koordinasi Danantara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo
-
Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?
-
"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou
-
Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'
-
Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah
-
PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!
-
MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur
-
Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara