Bola / Liga Inggris
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:41 WIB
Michael Carrick ubah dua pemain pesakitan era Amorim menjadi nyawa Man United. [Dok. Man United]
Baca 10 detik
  • Michael Carrick, manajer interim Manchester United, berhasil membawa dampak signifikan melampaui hasil pertandingan penting.
  • Sentuhan Carrick mengubah pemain kurang bersinar seperti Patrick Dorgu menjadi pahlawan pencetak gol krusial tim.
  • Kobbie Mainoo, yang diabaikan sebelumnya, kembali menjadi motor serangan vital setelah dipercaya Carrick sebagai starter.

Suara.com - Dampak instan Michael Carrick sebagai manajer interim Manchester United terasa jauh melampaui sekadar hasil di papan skor.

Kemenangan atas Man City dan keberhasilan memutus kutukan sembilan tahun di kandang Arsenal memang fenomenal.

Namun, pencapaian terbesarnya dalam dua minggu pertama adalah kemampuannya menyulap pemain yang tak menunjukkan performa di era pelatih sebelumnya kini menjadi pahlawan.

Dua nama menjadi bukti paling nyata dari sentuhan magis Carrick, yaitu Patrick Dorgu dan Kobbie Mainoo.

Keduanya adalah pemain yang seolah kehilangan arah di bawah rezim pelatih sebelumnya, Ruben Amorim.

1. Patrick Dorgu

Contoh paling nyata adalah Patrick Dorgu. Di era sebelumnya, ia tak lebih dari sasaran kritik yang performanya jauh dari harapan, bahkan sempat menjadi bahan ejekan di kalangan suporter.

Namun di bawah Carrick, ia disulap menjadi pahlawan di laga-laga besar. Carrick berhasil mengembalikan kepercayaan diri Dorgu, yang kini mampu menjawabnya dengan gol-gol krusial.

Gol penentu kemenangan di Derby Manchester dan satu gol spektakuler yang meruntuhkan sang pemuncak klasemen, Arsenal menjadi bukti bahwa ia kini adalah pemain yang bisa diandalkan di momen paling genting.

2. Kobbie Mainoo

Transformasi serupa juga terjadi pada Kobbie Mainoo, talenta emas dari akademi klub.

Baca Juga: Sikap Michael Carrick Soal Kursi Manajer Permanen Manchester United

Meskipun memiliki rekam jejak mentereng dengan mencetak gol kemenangan di final Piala FA dan menjadi bagian dari timnas Inggris, ia seolah tak terlihat di mata Amorim.

Ironisnya di bawah Amorim, Mainoo sama sekali tidak pernah mendapat kesempatan sebagai starter di Premier League dengan alasan tidak cocok dengan sistem.

Sebuah keputusan yang kini terbukti menjadi blunder besar. Begitu Carrick datang, Mainoo langsung dikembalikan ke jantung permainan.

Hasilnya ia tampil penuh energi, percaya diri, dan menjadi motor serangan tim.

Umpan presisinya kepada Matheus Cunha menjadi assist bagi gol kemenangan melawan Arsenal, menegaskan betapa vital perannya.

Dominasinya begitu terasa hingga kapten Arsenal pun harus ditarik keluar lebih awal, tak kuasa meladeni determinasi sang gelandang muda.

Load More