Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat tidak mampu menyelesaikan pertandingan kontra Vietnam hingga akhir. Dia harus ditarik keluar setelah mengalami cedera.
Jordi Amat merupakan salah satu dari tiga bek tengah yang dipasang pelatih Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia menghadapi Vietnam dalam matchday kedua Grup D Piala Asia 2023, Jumat (19/1/2024).
Dalam pertandingan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha itu, Jordi Amat bahu membahu bersama Justin Hubner dan Sandy Walsh sebagai trio bek tengah Garuda.
Namun, Jordi Amat harus ditarik keluar pada menit ke-70 setelah wajahnya terkena sikut pemain Vietnam.
Dia terkapar di atas lapangan cukup lama sebelum wasit menghentikan pertandingan untuk melihat kondisinya.
Pratama Arhan terlihat panik dan berlari untuk mengecek kondisi bek klub Malaysia, Johor Darul Tazim (JDT) itu.
Dalam tayangan di layar kaca, Jordi terlihat memegang hidungnya yang berdarah. Tim medis pun akhirnya datang dan membawanya keluar lapangan lewat tandu.
Cederanya Jordi Amat membuat Shin Tae-yong terpaksa melakukan pergantian pemain. Rizky Ridho pun dimasukan untuk menggantikannya.
Cederanya Jordi Amat membuat Timnas Indonesia harus kehilangan dua sosok kapten sekaligus dalam laga ini.
Baca Juga: Jepang Dibungkam Irak, Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Simak Alasannya
Sebelum Jordi, kapten utama Garuda, Asnawi Mangkualam diganti pada menit ke-56 oleh Witan Sulaeman usai mengeluhkan ada masalah di ototnya.
Saat berita ini tayang, Timnas Indonesia tengah unggul 1-0 dari Vietnam. Gol skuad Garuda dicetak Asnawi lewat titik putih pada menit ke-42.
Berita Terkait
-
Captain Fantastic! Bikin Gol di Piala Asia, Asnawi Mangkualam Cetak Sejarah Bersama Timnas Indonesia
-
Asnawi Mangkualam Jadi Pemain ke-8 Timnas Indonesia yang Cetak Gol di Piala Asia
-
Anomali Sandy Walsh, Jadi Bek tapi Paling Sering Ancam Gawang Vietnam di Babak I Piala Asia 2023
-
Cetak Gol dari Titik Putih, Asnawi Mangkualam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Vietnam di Babak Pertama
-
Trio Penyerang Murni Timnas Indonesia Dicoret Lawan Vietnam, Keputusan STY Bikin Melongo
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat