Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam menjadi pemain ke-8 skuad Garuda yang berhasil mencetak gol sepanjang sejarah Piala Asia.
Pemain berposisi bek sayap kanan itu mengukir namanya dalam sejarah Piala Asia ketika Timnas Indonesia menghadapi Vietnam pada matchday kedua Grup D, Jumat (19/1/2024).
Dalam pertandingan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha itu, Asnawi mencetak gol melalui titik putih alias lewat tendangan penalti pada menit ke-42.
Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti setelah striker Rafael Struick dijatuhkan oleh pemain Vietnam di kotak terlarang.
Asnawi selaku eksekutor, dengan tendang melepaskan tembakkan ke arah kiri gawang yang sukses mengelabui kiper Vietnam Filip Nguyen.
Selain membawa Timnas Indonesia unggul 1-0 di babak pertama, gol itu juga membuat Asnawi masuk buku sejarah.
Eks pemain Ansan Greeners dan Jeonam Dragons itu menjadi penggawa ke-8 Timnas Indonesia yang mampu mencetak gol di ajang akbar tersebut.
Asnawi menyusul Marselino Ferdinan yang sukses menjadi pemain ke-7 Garuda yang mencetak gol di Piala Asia ketika Timnas Indonesia kalah 1-3 dari Irak pada Senin (15/1/2024) lalu.
Sebelum Asnawi dan Marselino, sebanyak enam pemain Timnas Indonesia yang lebih dulu mencatatkan namanya di papan skor Piala Asia adalah Widodo Cahyono Putri (2 gol, 1996), Ronny Wabia (2 gol, 1996) dan Budi Sudarsono (1 gol 2004, 1 gol 2007).
Baca Juga: Bela Tim Unggulan, Kiper Incaran Manchester United Justru Jadi Lumbung Gol di Piala Asia 2023
Serta Ponaryo Astaman (1 gol, 2004), Elie Aiboy (1 gol 2004, 1 gol 2007) dan Bambang Pamungkas (1 gol 2007).
Berita Terkait
-
Anomali Sandy Walsh, Jadi Bek tapi Paling Sering Ancam Gawang Vietnam di Babak I Piala Asia 2023
-
Cetak Gol dari Titik Putih, Asnawi Mangkualam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Vietnam di Babak Pertama
-
Trio Penyerang Murni Timnas Indonesia Dicoret Lawan Vietnam, Keputusan STY Bikin Melongo
-
Momen Wasit 'Curi' Bola Marselino Ferdinan, Laga Timnas Indonesia vs Vietnam Sempat Terhenti
-
Jepang Dibungkam Irak, Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Simak Alasannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal