Suara.com - Mengenal lebih jauh Bristol Rovers, klub kasta ketiga Liga Inggris atau League One yang menjadi pelabuhan baru bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott.
Kabar bergabungnya Elkan Baggott sendiri diumumkan oleh Bristol Rovers tepat jelang penutupan bursa transfer musim dingin 2024.
“Pihak klub dengan senang hati mengumumkan bahwa Elkan Baggott telah bergabung dengan status pinjaman hingga akhir musim,” bunyi pernyataan Bristol Rovers.
Peminjaman ini sendiri akan berlaku untuk enam bulan ke depan, atau hingga perjalanan klub berjuluk The Pirates itu usai di musim 2023/2024.
Keputusan Ipswich Town meminjamkan Elkan Baggott tak lepas dari minimnya menit bermain yang ia dapatkan bersama tim utama musim ini.
Kebetulan, bek berusia 21 tahun itu juga tertarik bermain untuk Bristol Rovers usai berdiskusi dengan pelatih klub tersebut, yakni Matt Taylor.
“Saya sudah beberapa kali berbicara dengan manajer (Matt Taylor). Cara tim bermain di sini, lingkungannya, itu adalah sesuatu yang menurut saya sangat cocok untuk saya,” kata Elkan Baggott.
Lantas, seperti apa profil klub baru Elkan Baggott tersebut? Berikut rekam jejak Bristol Rovers sejak berdiri hingga saat ini.
Rival Klub Lama Elkan Baggott
Baca Juga: Pasca Gelaran Piala Asia, 4 Pemain Timnas Indonesia Resmi Berpindah Klub
Bristol Rovers merupakan klub asal Inggris yang berbasis di kota Bristol. Klub yang juga berjuluk The Gas ini bisa dikatakan salah satu klub tua di Inggris.
Pasalnya, Bristol Rovers berdiri pada tahun 1883 atau 141 tahun silam. Sebelum menjadi Bristol Rovers, klub ini sendiri berdiri dengan nama Black Arabs FC yang bermain di liga lokal.
Karena berasal dari kota Bristol, Bristol Rovers memiliki rival abadi pada diri Bristol City. Tapi The Pirates nyatanya juga memiliki rivalitas dengan klub lama Elkan Baggott, Cheltenham Town.
Dalam sejarahnya, Bristol Rovers juga sempat memiliki nama lain sebagai Eastville Rovers. Nama tersebut digunakan pada 1884, atau setahun setelah berdiri dengan nama Black Arabs FC.
Awalnya, Bristol Rovers bermain di Bristol and District League hingga 1889 dan kemudian bergabung Southern League yang kini dikenal sebagai kompetisi semi profesional.
Bristol Rovers bermain di Southern League dan sempat menjadi juara pada musim 1904/1905. Saat Southern League melebur ke Football League dan jadi liga kasta ketiga, The Pirates pun masih bertahan di kompetisi ini.
Berita Terkait
-
Pasca Gelaran Piala Asia, 4 Pemain Timnas Indonesia Resmi Berpindah Klub
-
Daftar Pemain Asia Tenggara yang Berkarier di Liga Belgia, Terbaru Ada Shayne Pattynama
-
Sebulan Tinggalkan Persija Demi TC Timnas Indonesia U-20, Dony Tri Pamungkas Tak Kesulitan Adaptasi
-
Cari Menit Bermain, Elkan Baggott Dipinjamkan Ke Klub Kasta 3 Liga Inggris
-
55 Ribu Orang Tanda Tangan Petisi "Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong"
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia