-
Raphinha mengalami cedera hamstring saat Brasil melawan Haiti dan kini menjalani pemulihan intensif.
-
Carlo Ancelotti menyiapkan Neymar untuk comeback pada laga penentu melawan Skotlandia di Miami.
-
Brasil wajib menang atas Skotlandia demi mengamankan status juara Grup C Piala Dunia.
Suara.com - Timnas Brasil menghadapi tantangan baru dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. Saat peluang lolos ke fase gugur semakin terbuka, Selecao justru harus menerima kabar kurang menyenangkan terkait kondisi salah satu pemain kuncinya, Raphinha.
Penyerang sayap andalan Brasil itu mengalami cedera hamstring ketika menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C. Meski demikian, federasi dan tim pelatih masih mempertahankannya dalam skuad karena berharap proses pemulihan berjalan cepat.
Cedera Raphinha menjadi perhatian serius bagi pelatih Carlo Ancelotti. Pasalnya, pemain Barcelona tersebut merupakan salah satu motor serangan Brasil sepanjang turnamen.
Kehilangannya dalam momen krusial bisa memengaruhi kekuatan Selecao yang tengah berusaha mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Raphinha hanya mampu bermain selama 40 menit saat Brasil menghadapi Haiti. Melihat kondisi sang pemain, Ancelotti memutuskan menariknya keluar dan memasukkan Rayan untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah.
Berdasarkan keterangan resmi Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Raphinha kini sedang menjalani program pemulihan intensif agar kondisinya segera kembali normal.
Meski belum ada kepastian mengenai kapan ia dapat merumput lagi, pemain berusia 29 tahun tersebut dipastikan tetap berada dalam daftar skuad Brasil.
Di tengah kekhawatiran soal cedera Raphinha, Brasil mendapat angin segar dari perkembangan kondisi Neymar. Bintang senior Selecao itu disebut sudah semakin dekat dengan comeback setelah sebelumnya absen akibat cedera betis tingkat dua.
Carlo Ancelotti bahkan tengah mempersiapkan Neymar untuk kembali masuk skuad saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C yang akan berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2025) pukul 05.00 WIB.
Baca Juga: Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
Sebelumnya, Neymar harus menepi dalam pertandingan melawan Maroko dan Haiti karena fokus menjalani proses pemulihan cedera. Kehadirannya kembali tentu bisa menjadi tambahan kekuatan penting bagi Brasil yang sedang memburu status juara grup.
Dalam klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026, Brasil masih berada di puncak dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.
Maroko membuntuti di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, sementara Skotlandia mengoleksi tiga poin dan Haiti belum meraih angka.
Hasil imbang melawan Skotlandia sudah cukup untuk membawa Brasil melangkah ke babak 32 besar.
Namun, jika ingin memastikan diri sebagai juara Grup C, Selecao wajib meraih kemenangan meyakinkan agar tidak tergeser oleh Maroko pada akhir fase grup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan