Bola / Bola Dunia
Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB
Pemain Brasil Raphinha. ANTARA/AFP/LACHLAN CUNNINGHAM
Baca 10 detik
  • Raphinha mengalami cedera hamstring saat Brasil melawan Haiti dan kini menjalani pemulihan intensif.

  • Carlo Ancelotti menyiapkan Neymar untuk comeback pada laga penentu melawan Skotlandia di Miami.

  • Brasil wajib menang atas Skotlandia demi mengamankan status juara Grup C Piala Dunia.

Suara.com - Timnas Brasil menghadapi tantangan baru dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. Saat peluang lolos ke fase gugur semakin terbuka, Selecao justru harus menerima kabar kurang menyenangkan terkait kondisi salah satu pemain kuncinya, Raphinha.

Penyerang sayap andalan Brasil itu mengalami cedera hamstring ketika menghadapi Haiti pada laga kedua Grup C. Meski demikian, federasi dan tim pelatih masih mempertahankannya dalam skuad karena berharap proses pemulihan berjalan cepat.

Cedera Raphinha menjadi perhatian serius bagi pelatih Carlo Ancelotti. Pasalnya, pemain Barcelona tersebut merupakan salah satu motor serangan Brasil sepanjang turnamen.

Raphinha sebut Vinicius Jr bisa jadi pembeda bagi Brasil untuk raih juara Piala Dunia 2026. (Instagram/@raphinha)

Kehilangannya dalam momen krusial bisa memengaruhi kekuatan Selecao yang tengah berusaha mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Raphinha hanya mampu bermain selama 40 menit saat Brasil menghadapi Haiti. Melihat kondisi sang pemain, Ancelotti memutuskan menariknya keluar dan memasukkan Rayan untuk menghindari risiko cedera yang lebih parah.

Berdasarkan keterangan resmi Federasi Sepak Bola Brasil (CBF), Raphinha kini sedang menjalani program pemulihan intensif agar kondisinya segera kembali normal.

Raphinha ngamuk dan sebut Barcelona dirampok wasit usai tersingkir dari Liga Champions oleh Atletico Madrid. Simak komentar pedasnya dan reaksi Hansi Flick di sini! [Dok. IG Raphinha]

Meski belum ada kepastian mengenai kapan ia dapat merumput lagi, pemain berusia 29 tahun tersebut dipastikan tetap berada dalam daftar skuad Brasil.

Di tengah kekhawatiran soal cedera Raphinha, Brasil mendapat angin segar dari perkembangan kondisi Neymar. Bintang senior Selecao itu disebut sudah semakin dekat dengan comeback setelah sebelumnya absen akibat cedera betis tingkat dua.

Carlo Ancelotti bahkan tengah mempersiapkan Neymar untuk kembali masuk skuad saat Brasil menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C yang akan berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2025) pukul 05.00 WIB.

Baca Juga: Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Sebelumnya, Neymar harus menepi dalam pertandingan melawan Maroko dan Haiti karena fokus menjalani proses pemulihan cedera. Kehadirannya kembali tentu bisa menjadi tambahan kekuatan penting bagi Brasil yang sedang memburu status juara grup.

Dalam klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2026, Brasil masih berada di puncak dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Maroko membuntuti di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, sementara Skotlandia mengoleksi tiga poin dan Haiti belum meraih angka.

Hasil imbang melawan Skotlandia sudah cukup untuk membawa Brasil melangkah ke babak 32 besar.

Namun, jika ingin memastikan diri sebagai juara Grup C, Selecao wajib meraih kemenangan meyakinkan agar tidak tergeser oleh Maroko pada akhir fase grup.

Load More