Suara.com - Juara bertahan Qatar berhasil melaju ke final Piala Asia 2023 usai mengalahkan Iran di semifinal, Rabu (7/2/2024). Dalam laga yang digelar di Stadion Al Thumama, Qatar menang dengan skor tipis 3-2.
Dengan kemenangan ini Qatar akan menghadapi Yordania di partai final. Yordania melaju ke final usai mengalahkan Korea Selatan 2-0 pada Selasa (6/2/2024).
Partai final Piala Asia 2023 antara Yordania vs Qatar akan digelar di Lusail Stadium, Sabtu (10/2/2024).
Jalannya Pertandingan
Mengambil inisiatif serangan lebih dulu, lewat bola-bola pendek Iran mencoba menekan Qatar. Upaya tersebut tidak sia-sia, mereka berhasil merobohkan pertahanan sang juara bertahan di menit keempat.
Gol tersebut berawal dari sapuan tidak sempurna Pedro Miguel ketika hendak membuang bola sundulan Saeid Ezatolahi. Azmoun yang berdiri tidak terkawal pun memutar badan, melakukan tendangan salto yang bersarang di sisi kiri gawang Qatar yang dikawal Meshaal Barsham. Iran memimpin 1-0.
Tertinggal satu gol, Qatar mencoba membalas. Berhasil mendominasi lini tengah, tim besutan Marquez Lopez akhirnya berhasil menyeimbangkan papan skor.
Adalah Jassem Gaber yang mengubah kedudukan menjadi 1-1 di menit 17 usai meneruskan sodoran bola dari Akram Afif.
Perlahan tapi pasti, Qatar mulai mendominasi penguasaan bola. Lewat umpan-umpan pendek, serangan yang dibangun beberapa kali membuat pertahanan Iran kocar-kacir.
Baca Juga: Piala Asia U-23 2024 Digelar di April, Kompetisi BRI Liga 1 Jeda Lagi?
Memasuki menit 34, Qatar berhasil membalikkan keadaan. Akram Afif mencetak gol indah yang mengubah kedudukan menjadi 1-2, yang bertahan hingga turun minum.
Baru tiga menit bola bergulir di babak kedua, Iran mendapat peluang emas. Wasit menunjuk titik penalti setelah melakuan pengecekan Var dan memberikan kartu kuning kepada gelandang Qatar Ahmed Fatehi.
Alireza Jahanbakhsh yang maju menjadi algojo pun tidak mensia-siakan peluang tersebut dan mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Skor imbang, pemain Iran makin percaya diri menggempur pertahanan Qatar. Berulang kali peluang didapat, namun berulang kali juga bola berhasil dimentahkan pemain Qatar di depan gawang.
Keasyikan menyerang, Iran kembali kecolongan di menit 82. Berdiri bebas tak terkawal di depan gawang, Almoez Ali mengubah kedudukan menjadi 2-3.
Di menit 90+3, Iran harus bermain dengan 10 pemain setelah Shojae Khalilzadeh di kartu merah setelah melanggar Akram Afif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026