Suara.com - Pelatih Persikabo 1973, Aji Santoso menegaskan timnya bertekad meraih hasil maksimal dalam 10 laga terakhir Liga 1 2023-2024. Hal itu merupakan upaya mereka untuk terhindar dari ancaman degradasi.
Aji Santoso optimistis timnya bisa keluar dari zona merah di klasemen sementara demi tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
Persikabo 1973 saat ini menduduki peringkat 17. Dimas Drajad dan kawan-kawan baru mengumpulkan 17 poin dari 24 pertandingan.
Baca juga: Karma! Tolak Timnas Indonesia, Andri Syahputra Kini 'Dibuang' Qatar
Butuh kerja keras bagi Persikabo 1973 untuk bisa meninggalkan zona degradasi. Pasalnya, mereka kini terpaut sembilan poin dari Persita Tangerang yang menduduki zona aman terakhir alias peringkat 15.
Selain berupaya untuk terus menang, Persikabo 1973 berharap tim-tim di atasnya terpeleset. Aji Santoso masih yakin anak asuhannya bisa keluar dari zona merah.
"Sebenarnya kami harus menatap dengan optimis, apalagi kami sudah meeting dengan manajemen bagaimana caranya performa kami menaik," kata Aji Santoso dalam pernyataannya.
Aji Santoso menerangkan hasil imbang 2-2 melawan PSS Sleman pekan lalu menjadi modal yang sangat berharga. Ia percaya ke depan Persikabo 1973 bisa terus memburu kemenangan.
"Alhamdulillah ini awal yang bagus kami mencuri poin, saya masih punya keyakinan. Kerja keras, untuk memaksimalkan 10 pertandingan ini," tutupnya.
Baca Juga: Buka Keran Gol di Persib Tapi Perasaan Stefano Beltrame Campur Aduk, Kenapa?
Persikabo 1973 akan menghadapi lawan berat di laga pekan ke-25 Liga 1 2023/2024. Mereka akan menjamu pemuncak klasemen sementara Borneo FC Samarinda pada 22 Februari mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN