Suara.com - Masa depan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kini masih terus dispekulasikan karena tawaran dari timnas lain dan kontraknya di tim Garuda memang akan berakhir pada Juni 2024.
Luis Milla dan beberapa pelatih asing disebut sebagai calon pengganti potensial, sementara PSSI juga mempertimbangkan pelatih lokal dengan lisensi kepelatihan yang mumpuni.
Berikut tiga pelatih lokal yang berpeluang mengisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia senior andai Shin Tae-yong benar cabut.
1. Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan alias Coach RD merupakan kandidat potensial pengganti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
RD, yang sudah memiliki lisensi kepelatihan AFC Pro seperti Indra Sjafri, sempat memiliki prestasi gemilang di level klub, membawa Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC menjadi juara Liga Indonesia.
Pelatih berusia 57 tahun ini juga memiliki pengalaman internasional setelah melatih klub Malaysia, dan juga sempat berhasil membawa Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak di SEA Games 2011 serta 2013.
2. Yeyen Tumena
Yeyen Tumena yang berusia 47 tahun, adalah kandidat potensial pengganti Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Meskipun lebih muda dari Indra Sjafri dan Shin Tae-yong, mantan pemain Timnas Indonesia ini telah mengantongi lisensi kepelatihan AFC Pro.
Sebagai lulusan terbaik gelombang pertama kursus kepelatihan AFC Pro, Yeyen juga pernah menjadi asisten pelatih di Timnas Indonesia dan juga menjabat sebagai kepala analis Tim Indonesia U-22 pada 2023 lalu.
3. Indra Sjafri
Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-20 saat ini, juga pantas jadi kandidat sebagai pelatih Timnas Indonesia senior pengganti Shin Tae-yong.
Dengan lisensi AFC Pro, pengalaman di tim kelompok umur, dan gaya bermain yang diadaptasi tiki-taka, Indra telah sukses di Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala AFC U-19.
Indra Sjafri juga dikenal karena pemahaman yang baik terhadap budaya dan kondisi Indonesia.
Meski berusia 60 tahun, ia telah membuktikan kesetiaannya dengan blusukan ke seluruh penjuru Indonesia untuk membangun tim.
Prestasinya mencakup gelar juara Piala AFF U-19 2013 dan kemenangan di SEA Games 2023.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas
-
Siapa yang Lebih Tinggi? Mitchell Baker Unggul Tipis dari Elkan Baggott
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim