Suara.com - Sandy Walsh optimistis mengenai peluang Timnas Indonesia dalam meraih prestasi di Kualifikasi Piala Dunia, yakin bahwa mereka masih dapat bersaing dan mendapatkan tiket ke Piala Dunia.
Menurut Walsh, penampilan Timnas Indonesia di Piala Asia menjadi penentu utama, di mana hasil pertandingan di bulan Maret akan memegang peranan kunci dalam menilai potensi mereka untuk melangkah ke babak berikutnya.
"Saya pikir pertandingan di bulan Maret akan menjadi penting untuk melihat apakah kami bisa lolos ke babak berikutnya. Itu mungkin, tidak ada yang tidak mungkin," ujar Walsh melalui kanal YouTube miliknya.
BACA JUGA: Suwon FC Rela Jauh-jauh dari Korea Selatan TC di Indonesia Demi Pratama Arhan
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga dalam babak kedua Kualifikasi Piala Dunia, mengumpulkan satu poin. Mereka berada di belakang Vietnam (3 poin) dan Irak (6 poin).
Untuk meraih posisi dua besar dan melangkah ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia, pertandingan melawan Vietnam dianggap krusial.
Kemenangan dalam dua pertandingan melawan Vietnam akan membawa Indonesia melampaui perolehan poin negara tersebut.
Pasca pertandingan melawan Vietnam, Timnas Indonesia akan melangsungkan dua pertandingan terakhir di bulan Juni, sebagai tuan rumah, menghadapi Irak dan Filipina.
BACA JUGA: 2 Fakta dan Informasi Terbaru Soal Naturalisasi Maarten Paes yang Mandek
Baca Juga: Legenda Persipura, Bio Paulin Soroti Status Kontrak STY di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia dipastikan akan menjamu Vietnam dalam matchday ketiga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Pertandingan ulangan fase grup Piala Asia 2023 itu akan berlangsung pada Kamis, 21 Maret pukul 20.30 WIB mendatang sebagaimana menyitat laman resmi FIFA, Rabu (7/2/2024).
Bagi Timnas Indonesia, laga ini sangat penting untuk memperbesar harapan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tim asuhan Shin Tae-yong saat ini masih terseok-seok dengan menduduki urutan terbawah klasemen Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan koleksi satu poin.
Situasi sulit itu didapat Timnas Indonesia setelah tampil buruk dalam dua matchday Grup F yang berlangsung pada November lalu.
Skuad Garuda hancur lebur saat bertandang ke markas Irak di Basra. Mereka dibungkam dengan skor telak 1-5.
Saat memainkan matchday kedua, Timnas Indonesia nyatanya tidak mampu mengalahkan tuan rumah Filipina yang secara matematis levelnya berada di bawah mereka.
Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan cuma bermain imbang dengan skor 1-1. Alhasil, meski punya poin setara Filipina, tim Merah Putih kalah perihal selisih gol -4 berbanding -2.
Situasi tersebut membuat Timnas Indonesia mau tidak mau harus meraih hasil positif saat menjamu Vietnam pada 21 Maret mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga