Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengakui bahwa timnya gagal melakoni uji coba melawan klub kasta tertinggi Liga Korea Selatan Suwon FC. Bahkan, juru taktik asal Jerman itu menyebut sejatinya duel melawan tim Pratama Arhan berlangsung, Kamis (15/2/202), hari ini.
Suwon FC memang sedang menggelar training camp (TC) di Indonesia. Tidak cuma berlatih, mereka juga menggelar uji coba dengan timnas Indonesia U-20 dan tim Liga 1 2023/2024.
Bhayangkara FC menjadi lawan pertama Suwon FC yang berakhir dengan hasil 2-1 tim Pratama Arhan itu. Lalu, mereka dijadwalkan melawan Dewa United pada 16 Februari 2024.
Baca Juga: 'Kantongi' Jordan Henderson, Calon Pemain Timnas Indonesia Thom Haye Akhirnya Dipanggil Belanda?
Persib Bandung dikabarkan juga menjadi lawan pada 14 Februari kemarin meski pada akhirnya batal digelar. Nah, ternyata Persija juga diajak menurut pengakuan Thomas Doll.
Namun, pada akhirnya batal digelar. Thomas Doll sendiri tidak tahu alasan mengapa duel melawan Suwon FC tak bisa terlaksana.
"Karena seharusnya kami bermain (lawan Suwon FC) hari ini tetapi tidak mungkin, saya tidak tahu," kata Thomas Doll saat ditemui usai memimpin latihan di Lapangan Nirwana Park, Depok, Kamis (15/2/2024).
"Biasanya saya pikir kita bermain di sekitar area GBK (Gelora Bung Karno). Tetapi tidak mungkin seperti banyak hal yang membuatnya tidak mungkin," jelasnya.
Sebagai gantinya, Persija menggelar uji tanding melawan klub Liga 3, Persikota Tangerang. Pertandingan dimenangi tim Macan Kemayoran dengan skor 3-1.
Baca Juga: Pengakuan Jujur Bos Suwon FC, Kepincut Asnawi Mangkualam Ketimbang Pratama Arhan, Tapi...
"Ketika pemain bisa mencetak beberapa gol, bagus juga untuk mood pemain. Karena pada pertandingan (Liga 1) terakhir melawan Borneo, banyak pemain melakukan kesalahan individual," ujar Thomas Doll menanggapi hasil uji coba kontra Persikota.
"Lalu, bagus juga ketika para pemain bisa bermain selama 45 menit dan lebih baik dibanding latihan," sambung mantan juru formasi Borussia Dortmund itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026