Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong ternyata punya ketakutan tersendiri kepada para pemain saat kembali ke klubnya masing-masing. Hal ini diungkapkan oleh Nova Arianto.
Shin Tae-yong sudah sekitar empat tahun menangani timnas Indonesia. Di bawah asuhannya, skuad Garuda berkembang pesat.
Bukan tanpa alasan mengapa timnas Indonesia berhasil menuju ke arah yang positif. Sebab Shin Tae-yong membenahi pola pikir para pemain.
Hal ini bahkan tidak membutuhkan waktu yang sebentar. Shin Tae-yong malah sempat kesal dengan kebiasaan para pemain timnas Indonesia.
"Waktu awal-awal dia melihat ini pemain Indonesia kok lelet-lelet banget. Mulai latihan itu pemain turun dari bus, jalan santai baru siap-siap. Kenapa tidak langsung cepat langsung tendang bola," ujar Nova Arianto dikutip dari YouTube Si Paling Timnas.
Akan tetapi, juru taktik asal Korea Selatan ini mengatakan bisa mengubah sikap para pemain tersebut. Nova Arianto menilai langkahnya cukup berhasil.
"Tetapi dia mengubah agar mindset kita berubah agar tim bisa lebih baik itu menjadi konsen coach Shin selama tiga tahun. Jadi sekarang kalau mau latihan mereka cepat karena mindstet mereka sudah berubah," beber pelatih berusia 45 tahun ini.
Meski sudah perlahan bisa mengubah kebiasaan buruk itu, Shin Tae-yong masih memiliki ketakutan andai anak asuhnya kembali ke klub.
"Yang ditakutkan coach Shin adalah saat kembali ke klub, kembali lagi (kebiasaan) itu. Itu yang disayangkan coach Shin jadi kenapa di tim nasional kita harus bentuk lagi karena itu harusnya di klub jadi di timnas tinggal melanjutkan saja," tegas Nova.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Disebut Pemain Unik, Asisten Shin Tae-yong: Dia Tulang Punggung Timnas Indonesia
Adapun kontrak Shin Tae-yong bakal habis pada Juni 2024 mendatang. Perpanjangannya bakal menunggu hasil dari Piala Asia U-23 2024 mendatang yang diharuskan lolos dari fase grup.
Berita Terkait
-
Nova Arianto Buka Pintu, Inilah 3 Pemain Diaspora yang Bisa Dipanggil ke Timnas Indonesia U-16
-
Profil Jouk Milo Jansen, Striker Keturunan Indonesia yang Cukup Gacor di Usia Muda
-
Suwon FC Dukung Pratama Arhan ke Timnas Indonesia, Erick Thohir Sentil Klub-klub Liga 1
-
Ngaku Salah Paham dengan Pelatih, Gelandang Vietnam Minta Rujuk Agar Tampil Lawan Timnas Indonesia
-
Sempat Bikin Bingung Waketum PSSI, Taktik Shin Tae-yong Justru Ditiru Dua Klub Eropa
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama