Suara.com - Timnas Indonesia berada dalam tekanan menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia karena kekurangan opsi penyerang yang tajam.
Pelatih Shin Tae-yong bersiap untuk menghadapi laga melawan Vietnam pada Maret 2024, menyadari perlunya hasil maksimal untuk memperbaiki posisi di klasemen grup F.
Dengan hanya satu poin dari dua pertandingan terakhir, Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan dalam empat laga tersisa untuk memastikan langkah ke babak berikutnya.
Meski demikian, Shin Tae-yong menemukan beberapa alternatif di lini serang, termasuk pemain naturalisasi yang bisa memberikan kontribusi signifikan.
Stefano Lilipaly, pemain keturunan Belanda-Indonesia, dapat menjadi opsi menarik di lini serang.
Meskipun tidak dipercaya dalam beberapa tahun terakhir, performanya bersama Borneo FC musim ini dengan sembilan gol dan 13 assist dari 24 pertandingan menunjukkan potensinya.
Selain itu, Lilipaly telah memiliki pengalaman bermain untuk Timnas Indonesia sebanyak 29 kali, mencetak dua gol, dan memberikan enam assist.
BACA JUGA: Temui Hamdan Hamedan, Nova Arianto Dapat 'Kado' untuk Timnas Indonesia U-16
Baca Juga: Profil Rahmad Darmawan, Purnawirawan Mayor yang Tak Keberatan Pemain ke Timnas Indonesia U-23
Potensi adaptasinya dengan taktik Shin Tae-yong tampaknya tidak memerlukan waktu yang lama.
Sementara itu, Ilija Spasojevic, pemain naturalisasi asal Montenegro, dapat menjadi solusi lainnya.
Keberhasilannya membukukan 17 gol dan satu assist untuk Bali United di Liga 1 musim lalu menunjukkan instingnya yang tajam di depan gawang lawan.
Kualitas berbahaya yang dimiliki Spasojevic membuatnya menjadi opsi yang layak dipertimbangkan oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat lini depan Timnas Indonesia.
Dengan memanfaatkan potensi dari pemain-pemain yang belum sepenuhnya dimanfaatkan ini, Shin Tae-yong dapat mengatasi krisis striker dan memberikan harapan baru untuk Timnas Indonesia dalam perjalanan mereka menuju kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Kemungkinan Absen di Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong Perlu Lobi Keras Klub 3 Pemain Timnas Indonesia Abroad Ini
-
Temui Hamdan Hamedan, Nova Arianto Dapat 'Kado' untuk Timnas Indonesia U-16
-
Pernah Jadi Momok untuk Timnas Indonesia, Pemain Berbahaya Vietnam ini Curhat Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot