Suara.com - Pelatih RANS Nusantara Eduardo Almeida mengatakan dirinya harus melakukan sejumlah perubahan untuk pertandingan BRI Liga 1 melawan Dewa United pada Selasa (27/2/2024), untuk beradaptasi dengan situasi.
Situasi yang dimaksud Almeida adalah sejumlah hukuman kartu merah yang menggerogoti timnya, yang mereka dapatkan pada pertandingan sebelumnya saat kalah 2-3 dari Arema FC, 22 Februari silam.
Baca Juga: Hokky Caraka di Mata Radja Nainggolan: Rambut Putihnya Lebih Bersinar dari Skill
“Kami juga harus berubah karena kiper (Hilman Syah) kena kartu merah, Kiko (Francisco Perreira Carneiro) kena kartu merah, (Mitsuru) Maruoka akumulasi kartu. Maka kami harus melakukan beberapa perubahan, bukan hanya karena hasil itu, tapi lebih kepada pertandingan besok terkait siapa saja pemain yang tersedia,” ujar Almeida pada konferensi pers sebelum pertandingan, Senin (26/2/2024).
Almeida menilai Dewa tetap merupakan lawan yang berat, meski mereka sudah lama tidak mendapatkan kemenangan. Kemenangan terakhir yang didapatkan Dewa terjadi pada 17 Desember silam, saat mereka memukul Persis Solo dengan kemenangan 2-1.
“Tentu saja di lapangan, kami harus mengupayakan segalanya untuk mendapatkan poin. Menurut saya kualitas tim Dewa masih di sana, maka kami tahu besok akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka seperti Anda bilang hanya mendapatkan satu kemenangan dalam beberapa pertandingan,” sambung pelatih asal Portugal itu seperti dimuat ANTARA.
“Maka dengan bermain kandang, mereka juga mau seperti kami. Saya berharap besok akan menjadi pertandingan yang bagus untuk kedua tim, dan yang terbaik menang, dan tentu saja mudah-mudahan Rans yang menang,” tambah Almeida.
RANS sendiri juga tidak berada dalam jalur hasil yang bagus dalam beberapa pertandingan terakhirnya. Klub berjuluk The Prestige Phoenix itu terakhir kali mendapatkan kemenangan pada 22 Oktober silam, atau sudah sembilan laga puasa kemenangan.
“Kami tahu bahwa liga sedang menuju akhir, sehingga pertandingan-pertandingan akan berlangsung semakin berat dan semakin sulit. Namun kami juga mendapat hasil-hasil yang kurang positif. Dan kami tahu kami membutuhkan kemenangan, dan besok kami mempersiapkan diri untuk melawan tim yang bagus,” pungkasnya.
Baca Juga: BRI Liga 1: Hadapi PSIS Semarang, Persib Lakukan Evaluasi Tim Jelang Laga
RANS Nusantara saat ini menghuni posisi kesembilan, dengan koleksi 33 poin. Mereka unggul satu posisi dan satu poin atas Dewa United.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Krisis Jelang Piala AFF 2026: FAM Depak Peter Cklamovski, Malaysia Kini Tanpa Pelatih
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi
-
Tayangan Piala Dunia 2026 Hilang di TVRI? Begini Solusinya
-
Cristiano Ronaldo Catat Rekor Unik di Piala Dunia 2026
-
Performa Mulai Jadi Sorotan, Cristiano Ronaldo Kini Titik Lemah Portugal di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Picu Kontroversi, Dianggap Dapat Perlakuan Khusus FIFA
-
Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, FIFA Undang YouTuber Korsel Nonton Korea Selatan vs Meksiko
-
Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan
-
Taktik Penalti 'Stutter-Step' Harry Kane di Piala Dunia 2026 Banjir Kecaman