Suara.com - Nasib mengenaskan dialami Persija Jakarta dalam bersaing di Liga 1 2023/2024. Mengusung target menjadi juara, tim berjuluk Macan Kemayoran itu justru mendekati zona degradasi.
Persija sulit menembus posisi empat besar alias championship series. Seperti diketahui, empat tim teratas akan diadu kembali nantinya buat menentukan siapa yang jadi juara Liga 1 musim ini.
Di klasemen sementara Liga 1, Persija menduduki posisi 11 dengan 32 poin. Tempat Macan Kemayoran lebih dekat ke zona degradasi daripada ke championship series.
Persija kalah 10 poin dari peringkat 4 saat ini yaitu Bali United. Sedangkan Liga 1 cuma tersisa delapan pertandingan lagi.
Persija hanya unggul lima poin saja dari Arema FC yang pada saat ini menempati posisi 16 dengan 27 poin. Posisi tersebut merupakan paling atas di zona degradasi.
Persija memang tampil buruk di musim ini. Dari 26 laga mereka cuma bisa menang tujuh kali, 11 seri, dan delapan kekalahan.
Padahal di musim lalu tim kesayangan Jakmania itu menduduki posisi dua klasemen akhir Liga 1. Hal inilah yang membuat Persija menargetkan juara meski kenyataannya sangat sulit.
BACA JUGA: Timnas Indonesia U-16 Latihan Diiringi Musik, Apa Manfaatnya?
Baca Juga: Badai Cedera Bayangi PSM Makassar, Pincang Hadapi Persebaya
Terbaru, Persija menderita tiga kekalahan beruntun melawan Borneo FC Samarinda (1-3), Madura United (0-1) dan terbaru oleh Arema FC (2-3). Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan bagi tim asal Ibu Kota itu.
"Ya, sulit langsung setelah pertandingan untuk menemukan kata-kata yang tepat. Dan ini tidak cukup. Ini bukan level yang baik. Bagaimana kami bermain saat ini. Banyak kesalahan. Kamu selalu berlari untuk mengejar gol-gol mudah juga," kata Thomas Doll setelah kekalahan dari Arema FC beberapa waktu lalu.
Pada pertandingan selanjutnya, Persija akan menantang Dewa United FC. Laga ini digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (2/3/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi