Suara.com - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengisyaratkan timnya sudah mengibarkan bendera putih alias menyerah soal persaingan merebut scudetto atau gelar juara Liga Italia 2023-2024.
Rossoneri disebut Pioli kini fokus untuk meraup poin sebanyak-banyaknya demi finis empat besar guna mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan.
AC Milan mengabaikan peluang juara Liga Italia setelah melihat selisih poin yang begitu jauh dari Inter Milan selaku pemuncak klasemen sementara.
Baca juga: Bek Timnas Indonesia U-23 Jadi Sorotan, Cuma Nonton saat Timnya Kebobolan
Milan yang sempat berebut puncak klasemen dengan Inter di awal kompetisi, kini berada di posisi ketiga dengan 53 poin, selisih 16 poin dari tim berjuluk Nerazzuri.
Pioli menyampaikan pandangannya ini dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan SS Lazio pada pekan ke-27 Liga Italia di Stadion Olimpico, Sabtu (2/3/2024) dini hari pukul 02.45 WIB,.
"Saya pikir posisi teratas di liga sudah ditentukan, Inter mencatat angka-angka luar biasa seperti yang dilakukan Napoli tahun lalu," kata Pioli dikutip dari Antara, Jumat (1/3/2024).
"21 April (lawan Inter) masih terlalu jauh. Kami punya pertandingan besar di depan dan ada berbagai tujuan yang harus dicapai sebelum kami memikirkan derbi. Selama jeda internasional, kita akan lihat seperti apa musim ini secara keseluruhan," tambahnya.
Terkait peluang juara, Pioli memilih untuk fokus membawa Milan finis empat besar demi tiket ke Liga Champions. Meminjam perkataan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, Rossoneri disebut setidaknya butuh 70 poin untuk mencapai target itu.
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia 'Idaman' Shin Tae-yong Jadi Incaran Manchester United
"Tempat di Liga Champions? Allegri berbicara tentang 70 poin, masih ada jalan yang harus ditempuh," tegas Pioli.
AC Milan berharap bisa kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Lazio setelah selalu gagal meraih hasil positif dalam tiga laga terakhirnya di semua kompetisi.
Pioli pun berharap anak asuhnya bisa menunjukkan permainan yang lebih baik dibanding ketika mereka ditahan imbang Atalanta 1-1 pada 26 Februari lalu.
"Kami ingin menampilkan performa yang sama seperti pekan lalu sambil mengincar hasil yang berbeda," kata Pioli.
"Kami menganalisis sisi positif setelah Atalanta tetapi juga mencoba memahami mengapa kami tidak bisa mencetak satu gol lebih banyak dari mereka karena kami punya peluang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bawa Norwegia ke 32 Besar, HaalandSamai Catatan Messi dan Mbappe di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Jelang Kolombia vs Kongo di Piala Dunia 2026, Strategi Bertahan ke Fase Gugup
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Prediksi Skor Panama vs Kroasia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
4 Fakta Menarik Jelang Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Ronaldo dalam Tekanan Mental
-
Daftar Rekor Lionel Messi di Piala Dunia Hingga 2026, Jarang Diketahui Publik
-
Harry Kane Diambang Pecahkan Rekor David Beckham Jelang Inggris vs Ghana