Suara.com - Duel PSBS Biak kontra Semen Padang dalam leg pertama final Liga 2 2023-2024 harus mengalami penundaan 30 menit setelah lapangan tergenang air akibat hujan deras di Stadion Cendrawasih, Biak, Selasa (5/3/2024).
Pertandingan sempat berjalan hingga kurang lebih 38 menit. Saat itu, tuan rumah sudah unggul dengan skor 1-0 melalui gol Otavia Dutra.
Baca juga: 2 Fakta Menarik Kemenangan Persebaya atas PSS Sleman di Liga 1, Gol Dahsyat Tercipta
Namun, melihat kondisi lapangan yang kian buruk karena genangan air yang membuat permukaannya seperti "persawahan", wasit akhirnya menunda laga.
Pertandingan ditunda selama 30 menit dengan harapan kondisi lapangan membaik di mana dalam tayangan layar kaca, intensitas hujan mulai berkurang.
PSBS Biak melaju ke final Liga 2 2023-2024 dan sekaligus mengamankan satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan setelah menang agregat 5-1 atas Persiraja Banda Aceh di semifinal.
Kemenangan itu membuat mereka tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir di Liga 2. Mereka juga punya Alexsandro yang kini jadi top skor Liga 2 dengan 17 gol.
Baca juga: Jadi Bek Tengah 'Sendirian', Elkan Baggott Dapat Pujian Selangit
Sementara itu, Semen Padang menantang PSBS Biak di final setelah menaklukan Malut United dengan agregat 2-1 di semifinal.
Baca Juga: Profil Regy Aditya, Berawal dari Analis Pertandingan Kini Bawa PSBS Biak Promosi ke Liga 1
Tim berjuluk Kabau Sirah punya catatan apik dalam aspek pertahanan di Liga 2 musim ini. Mereka tercatat cuma dua kali kebobolan lebih dari satu gol dalam 20 laga di Liga 2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan