Suara.com - Timnas Indonesia akan menyambut Vietnam pada matchday ketiga Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno. Kondisi lapangan diharapkan berada dalam kondisi optimal untuk mendukung performa maksimal Skuad Garuda.
Beberapa waktu lalu, ketika Timnas Indonesia U-20 mengadakan uji coba melawan Thailand, kondisi rumput lapangan jauh dari ideal.
Rumput di stadion termegah Indonesia tersebut tidak menarik, terlihat kering di beberapa bagian.
Bung Kus atau Mohamad Kusnaeni, seorang pengamat sepak bola, menegaskan pentingnya memiliki kualitas rumput yang baik dalam pertandingan sepak bola, terutama pada level internasional seperti kualifikasi Piala Dunia.
“Kualitas lapangan sebagai arena pertandingan memiliki peran yang sangat penting dalam sepak bola. Terutama pada pertandingan berstandar internasional yang diatur oleh FIFA Matchday, standar tinggi terkait kualitas lapangan menjadi suatu keharusan," ungkap Bung Kus, sapaan akrab untuk Mohamad Kusnaeni.
"Peran kualitas lapangan sebagai tempat pertandingan sangat krusial dalam dunia sepak bola, terutama saat menghadapi standar internasional yang diatur oleh FIFA Matchday. Standar tinggi terkait kualitas lapangan menjadi suatu keharusan," ungkap Bung Kus, sebutan akrab untuk Mohamad Kusnaeni.
Bung Kus juga memberikan peringatan terhadap elemen-elemen lain di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK).
BACA JUGA: Hasil Liga 1: Sengit di Stadion Dipta, Bhayangkara FC Hentikan Tren Sensasional Arema FC
Baca Juga: Masuk Tim Terbaik di Liga Thailand, Ternyata Asnawi Diselimuti 2 Hal Unik Ini
"Namun, jangan lupakan aspek lainnya, seperti kesiapan infrastruktur penunjang. Termasuk bangku penonton, fasilitas sanitasi, dan pagar pemisah antar tribun."
"Ingatlah, pertandingan nanti akan menarik puluhan ribu suporter fanatik timnas. Kesiapan fasilitas pendukung, kenyamanan, dan keamanan pertandingan seharusnya tak dianggap remeh. Semua harus dipersiapkan dengan serius, seiring dengan perhatian kita terhadap kualitas lapangan," tegas Kusnaeni.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman