Suara.com - Bali United FC akan menjamu PSIS Semarang pada pekan ke-28 BRI Liga 1 2023/24. Laga yang mempertemukan dua tim yang berada di empat besar tersebut akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (8/3/2024) malam.
Saat ini PSIS berada di posisi ke-3 klasemen sementara dengan 46 poin. Sedangkan tuan rumah, Bali United berada di bawahnya posisi ke-4 dengan 45 poin, selisih 1 poin.
Untuk itu Eber Bessa dkk bertekad meraih kemenangan untuk mengamankan posisi tim di empat besar. Apalagi Madura United yang berada di posisi ke-5 dengan perolehan 45 poin rawan menggeser.
Baca Juga: Penilaian Media Vietnam Soal Hokky Caraka Jelang Timnas Indonesia Vs Vietnam, Kayak Pemain Asing!
Selain itu jika tim menang bisa menggeser posisi PSIS di papan klasemen saat ini.
"Kami tahu hasil Madura United sekarang mereka punya poin yang sama. Mudah-mudahan kami bisa main bagus, besok bisa menang. (Agar) kami bisa melewati (PSIS) Semarang di klasemen," ujar pelatih Bali United Stefano Cugurra seperti dikutip dari Liga Indonesia Baru
Kini meskipun Bali United memiliki waktu yang cukup sedikit dari PSIS, tim sudah melakukan persiapan matang. Kelemahan dan kekuatan lawan dari beberapa pertandingan telah dipelajari dan dianalisis.
Tim pelatih Bali United juga telah menyusun strategi pemain untuk mengalahkan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar.
"Kami sudah menonton beberapa pertandingan dari PSIS Semarang. Mereka tim bagus, mereka seperti kami di empat besar, juga tim konsisten. Paling penting kami harus kerja keras, kerja lebih bagus," lanjut pelatih yang akrab disapa Teco.
Baca Juga: 4 Pemain Piala Asia yang Tak Lagi Dipanggil Timnas Indonesia, Salah Satunya Bek Naturalisasi
Untuk memuluskan target tim berjuluk Serdadu Tridatu, Stefano Cugurra meminta suporter datang memenuhi stadion. Karena di laga penting ini selain kerja kerja keras tim juga butuh dukungan suporter.
"Kami butuh stadion bisa penuh, buat tim dan pemain kami penuh semangat untuk bisa menang. Pertandingan sangat penting buat kami," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey