Suara.com - Kabar buruk menghampiri Timnas Indonesia jelang menghadapi Vietnam di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Gelandang naturalisasi skuad Garuda Marc Klok mengalami cedera.
Informasi cederanya Marc Klok disampaikan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Juru taktik asal Kroasia pun mengaku berat untuk melepas eks pemain PSM Makassar itu ke tim nasional.
Selain Klok, Persib menyumbang satu pemain lain yaitu Edo Febriansyah. Khusus Edo, sang pemain disebut fit untuk membela skuad Garuda.
"Edo tidak ada masalah, dia akan pergi. Hanya Marc yang sedang dalam kondisi sulit karena cedera yang dialaminya," ucap Bojan Hodak dikutip dari laman resmi Persib.
"Kami harus melihatnya dan melakukan MRI bersama dokter karena dia selalu menggunakan obat penahan sakit. Jadi ini kendala baginya, tapi untuk Edo tidak ada masalah," tambahnya.
Cederanya Marc Klok jadi pukulan besar bagi Timnas Indonesia yang secara komposisi pemain, tidak banyak memanggil penggawa berposisi gelandang tengah.
Marc Klok merupakan satu dari lima gelandang tengah yang masuk daftar 28 pemain yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk pemusatan latihan atau training camp (TC) jelang Kualifikasi PIala Dunia 2026 zona Asia kontra Vietnam.
Selain eks gelandang Persija tersebut, Shin Tae-yong memanggil Ivar Jenner (FC Utrecht), Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), Ricky Kambuaya (Dewa United) dan Thom Haye (Heerenveen).
Baca Juga: Perbedaan Harga Tiket Timnas Indonesia vs Vietnam di SUGBK dan My Dinh Stadium
Masalahnya, dari seluruh gelandang tengah yang dipanggil, tidak ada garansi semuanya bisa membela Timnas Indonesia dalam laga kontra Vietnam pada 21 dan 26 Maret mendatang.
Baca juga: Selebrasi Rezaldi Hehanusa usai Persib Bungkam Persija Jadi Sorotan, Tuai Banyak Pujian
Thom Haye diketahui belum merampungkan proses naturalisasi. Dia masih harus menjalani sumpah warga negara Indonesia (WNI) sebelum bisa didaftarkan ke skuad Garuda.
Berpeluang tidaknya Thom Haye membela Timnas Indonesia kontra Vietnam bakal ditentukan hari ini, Rabu (13/3/2024) yang merupakan batas pendaftaran pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 periode Maret 2024.
Andai bisa menjalani sumpah WNI hari ini, Thom Haye masih berpeluang untuk membela skuad Garuda pada bulan ini. Setelah mendapatkan paspor dan KTP Indonesia, namanya bisa didaftarkan PSSI untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Meski demikian, untuk memenuhi syarat membela skuad Garuda, Thom Haye masih harus melewati satu tahapan lagi yakni mengubah asosiasi dari KNVB (Belanda) ke PSSI.
Terlepas dari situasi tersebut, Shin Tae-yong dinilai masih memiliki waktu untuk mencari gelandang lain khususnya pengganti Marc Klok mengingat pendaftaran pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 terakhir dibuka hari ini, Rabu (13/3/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar
-
Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah
-
Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid
-
Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah
-
Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif
-
Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya
-
Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang
-
Diskon 50 Persen di Subform, Eksklusif Bagi Pengguna Layanan Pembayaran BRI
-
Diskusi 2 Jam di Rutan KPK, Ini yang Dibahas Penasihat Hukum Febrie Adriansyah