Suara.com - Persebaya Surabaya akan melakoni pertandingan penting melawan Madura United pada pekan ke-29 Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Rabu (13/3/2024) malam WIB.
Skuat Bajol Ijo akan bertanding tanpa Muhammad Iqbal dan Paulo Henrique yang terpaksa absen karena akumulasi kartu. Kondisi ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri.
Meski demikian, pelatih Persebaya, Paul Munster, masih optimis bahwa timnya mampu meraih poin maksimal.
"Kehadiran beberapa pemain yang absen merupakan peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka," ujar Paul Munster di laman resmi klub.
"Pemain pengganti sudah kami siapkan untuk tampil, mereka memiliki kesempatan emas untuk membuktikan diri," imbuhnya.
Sebagai informasi, Persebaya dan Madura United telah saling berhadapan sebanyak 12 kali. Dari statistik tersebut, Persebaya mampu menunjukkan performa impresif.
Skuat Bajol Ijo berhasil mengemas delapan kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya menelan satu kekalahan saja. Hal ini tentu menambah kepercayaan diri tim asuhan Munster untuk meraih hasil positif.
Berita Terkait
-
Adu Cerdik Lini Sayap Persebaya vs Madura United, Menunggu Tuah Bruno Moreira dan Malik Risaldi
-
Jadwal Lengkap Liga 1 Pekan ke-29: Dibuka Derbi Suramadu Persebaya vs Madura United Malam Ini
-
Prediksi Persebaya Surabaya vs Madura United di Liga 1: Head to Head, Skor, Link Live Streaming
-
Persebaya Tanpa Dua Pilar di Derbi Suramadu, Paul Munster: Ini Panggung untuk Pemain Pelapis
-
Prediksi Persita Tangerang vs Arema FC 12 Maret 2024: Susunan Pemain, Skor, dan Live Streaming
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi
-
Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk
-
Shin Tae-yong Belum Kapok, Siap Terima Tawaran Melatih di Indonesia
-
John Herdman Pernah Kalahkan Jepang dan Qatar, Timnas Indonesia Tak Perlu Gentar di Piala Asia 2027
-
Gagal Penuhi Target, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Statistik Gak Bohong: Manchester United Wajib Pikir Dua Kali Sebelum Permanenkan Carrick
-
Peluang Juara Sirna Usai Kalah dari Persib, Kapten Persija Rizky Ridho Sampaikan Permintaan Maaf
-
Dua Kata Kurniawan Dwi Yulianto Usai Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-17 Kandas
-
Luis de la Fuente Coret Dani Carvajal dari Timnas Spanyol, Skuad Muda Barcelona Mendominasi
-
Flick Respons Aksi Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Biasanya Ini Bukan Hal yang Saya Suka