Suara.com - Melihat perbandingan gaji antara Justin Hubner dengan Pratama Arhan, dua pemain muda Timnas Indonesia yang saat ini berkarier bersama klub-klub kasta teratas di Jepang dan Korea Selatan.
Baik Justin Hubner dan Pratama Arhan sama-sama melanjutkan kariernya di kasta teratas dua negara kuat Asia Timur, yakni Jepang dan Korea Selatan pada awal tahun 2024 ini.
Pratama Arhan terlebih dahulu berganti klub setelah hijrah dari tim kasta kedua Jepang, Tokyo Verdy, ke Suwon FC selaku kontestan kompetisi teratas Korea Selatan atau K League 1.
Sedangkan Justin Hubner baru saja merapat ke Jepang pada Maret 2024 ini, setelah diboyong oleh Cerezo Osaka dengan status pinjaman hingga Desember 2024.
Bermain di kasta teratas Jepang dan Korea Selatan, banyak pihak yang ingin tahu berapa besaran gaji yang diterima Justin Hubner dan Pratama Arhan.
Untuk Pratama Arhan sendiri, dilaporkan gajinya mengalami peningkatan saat bergabung Suwon FC. Sebelumnya di Tokyo Verdy, eks PSIS Semarang ini hanya mengantongi Rp500-600 juta semusim.
Sedangkan di Suwon FC atau tepatnya di Korea Selatan, gaji untuk pemain asing top sendiri bisa mencapai angka puluhan miliar rupiah.
Sehingga, ada kemungkinan bek kiri berusia 22 tahun itu menerima bayaran hingga miliaran rupiah per musimnya, meski tak diketahui secara pasti nominal gajinya.
Sedangkan Justin Hubner sendiri juga akan menerima bayaran fantastis saat membela Cerezo Osaka. Sebagai informasi, rata-rata gaji pemain J1 League berada di angka Rp6,3 miliar atau 12 kali lipat dari gaji Arhan per musimnya.
Baca Juga: 3 Alasan Justin Hubner Bakal Jadi Andalan di Klub Cerezo Osaka, Ada yang Kepikiran?
Dengan status Justin Hubner yang merupakan jebolan akademi Wolverhampton Wanderers, ada kemungkinan dirinya mendapat bayaran Rp6,3 miliar atau bahkan lebih selama di Cerezo Osaka.
Gaji yang diterima Justin Hubner di Cerezo Osaka ini justru lebih tinggi ketimbang apa yang diterimanya selama bermain di Wolverhampton Wanderers.
Saat di Wolves, bek tengah berusia 20 tahun itu diperkirakan hanya mengantongi bayaran Rp1,1 miliar per tahunnya karena statusnya sebagai pemain akademi.
Terlepas dari perbandingan gaji kedua pemain itu, baik Justin Hubner dan Pratama Arhan belum melakoni debut resmi bersama Cerezo Osaka dan Suwon FC.
Justin Hubner diprediksi akan dimainkan Cerezo Osaka pada pekan ke-5 J1 League atau pada tanggal 30 Maret 2024 saat berhadapan dengan Shonan Bellmare.
Sedangkan Pratama Arhan memiliki kesempatan untuk melakoni debut pada Sabtu (15/3) besok kala Suwon FC menghadapi Daegu FC.
Nantinya pada Senin (17/3/2024), Justin Hubner, Pratama Arhan, dan seluruh penggawa Timnas Indonesia akan berkumpul di Jakarta sebelum menghadapi Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
3 Alasan Justin Hubner Bakal Jadi Andalan di Klub Cerezo Osaka, Ada yang Kepikiran?
-
Justin Hubner Bongkar Alasan Pilih Cerezo Osaka Dibanding Terima Tawaran Klub Eropa
-
Jauh dari Istri, Pratama Arhan Jadi Suami Mandiri di Korea: Azizah Salsha Kena Hujat Lagi!
-
Gaji Sebulan Justin Hubner Setara Upah Setahun Pratama Arhan di Liga Jepang?
-
Dengar Serunya Suporter Timnas Saat Hadapi Argentina, Justin Hubner Tak Sabar Rasakan Atmosfer SUGBK Lawan Vietnam
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini