Suara.com - Berikut perkiraan perbandingan gaji Justin Hubner vs Pratama Arhan di Liga Jepang setelah nama pertama resmi direkrut Cerezo Osaka dengan status pinjaman semusim.
Justin Hubner resmi dipinjamkan Wolverhampton Wanderers ke Cerezo Osaka pada Selasa (12/3/2024) lalu. Keputusan ini diharapkan memberi dampak positif bagi bek naturalisasi Timnas Indonesia tersebut.
Kepindahan Hubner ke Cerezo Osaka membuatnya jadi pemain Timnas Indonesia kelima yang berkarier di Liga Jepang. Sebelumnya ada Ricky Yacobi, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly dan Pratama Arhan.
Arhan merupakan pemain Timnas Indonesia terakhir sebelum Hubner yang berkarier di Negeri Sakura. Dia sempat membela klub kasta kedua (J2 League) Tokyo Verdy selama dua musim sejak 2022.
Namun, karier Pratama Arhan bersama Tokyo Verdy kurang mulus. Tercatat, dia cuma tampil empat kali dalam periode tersebut dan memutuskan pindah ke klub kasta tetasa Liga Korea (K League) Suwon FC musim ini.
Menyitat laman Footy Stats, gaji rata-rata pemain di J League untuk musim 2024 berada di rentang 373.294 euro atau Rp6,3 miliar.
Merujuk data tersebut, perbulannya, rata-rata pemain di J League termasuk Justin Hubner mendapat upah Rp6,3 miliar per musim atau Rp525 juta perbulan.
Nominal upah pemain J League bak langit dan bumi dibandingkan pemain J2 League yang rata-rata disebut cuma menerima upah 4 hingga 5 juta yen atau sekitar Rp400 hingga 500 juta rupiah permusim.
Baca Juga: Butuh Menit Bermain, PSSI Dukung Kepindahan Justin Hubner ke Liga Jepang
Berdasarkan data tersebut, prediksi perbandingan gaji Justin Hubner vs Pratama Arhan adalah upah sebulan bek 20 tahun itu sudah setara dengan gaji eks PSIS Semarang dalam satu musim di Tokyo Verdy.
Baca juga: 5 Pesepak Bola yang Jauhi Alkohol dan Punya Kariernya Awet, Ada Cristiano Ronaldo
Terlepas dari perbandingan gaji, baik Hubner dan Pratama Arhan merupakan dua pemain yang sama-sama menjadi andalan di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Justin Hubner selaku bek tengah dan Arhan sebagai bek sayap kiri, kembali dipanggil pelatih Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 21 dan 26 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Dengar Serunya Suporter Timnas Saat Hadapi Argentina, Justin Hubner Tak Sabar Rasakan Atmosfer SUGBK Lawan Vietnam
-
Justin Hubner Bukan Satu-satunya, Ada Satu Lagi Pemain Indonesia yang Gabung Cerezo Osaka
-
Cerezo Osaka Bisa Bikin Justin Hubner Jadi Pemain Matang dan Komplet, Timnas Indonesia Bakal Kecipratan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Cari Pemain Kuat di Super League, Begini Strategi John Herdman untuk Dongkrak Timnas Indonesia
-
Jordy Wherman Masuk Radar John Herdman Jelang FIFA Series 2026?
-
Hasil Super League: Brace Alex Martins Bawa Dewa United Bungkam Arema FC
-
John Herdman Mulai Perburuan Pemain Keturunan di Eropa demi Perkuat Timnas Indonesia
-
Saga Bursa Transfer: Manchester City Bawa Pulang Trent Alexander-Arnold ke Inggris?
-
Di Balik Momen Lucu Emil Audero Ketinggalan Bus, Sikap Ramahnya Jadi Sorotan Media Italia
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman