Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner nyatanya mendapat tawaran dari klub Eropa sebelum memilih untuk berseragam klub Liga Jepang (J League) Cerezo Osaka dengan status pinjaman semusim.
Hubner merupakan pemain muda potensial di klub Wolverhampton Wanderers. Sebelum dipinjam Cerezo Osaka, dia merupakan kapten Wolves U-21.
Pemain berkaki kidal ini telah menjadi andalan Wolves U-21 di Premier League 2. Tercatat, dia telah mengemas empat gol dalam 12 pertandingan musim ini.
Namun, untuk musim mendatang, dia telah memutuskan untuk melanjutkan karirnya di Cerezo Osaka.
Pemain berusia 20 tahun itu punya alasan tersendiri lebih memilih hijrah ke negara Asia dibanding tetap bertahan di Eropa untuk musim ini.
Berikut alasan Justin Hubner memilih Cerezo Osaka dibanding tawaran tim Eropa.
1. Keseriusan Cerezo Osaka
Justin Hubner menganggap kepindahannya ke Jepang sebagai langkah yang tepat. Cerezo telah menyiapkan segalanya sebelum mendatangkannya.
Terlebih lagi, di Jepang masih awal musim, dan tim yang berbasis di Yodoko Sakura Stadium saat ini berada di peringkat enam dalam klasemen.
Justin Hubner menyatakan, "Semuanya baik-baik saja, ini memang sebuah klub besar."
Baca juga: 5 Pesepak Bola yang Jauhi Alkohol dan Punya Kariernya Awet, Ada Cristiano Ronaldo
Dia juga menambahkan, "Cerezo Osaka telah mempertimbangkan segala hal dengan baik terkait kedatanganku, dan aku sangat tidak sabar untuk bermain di sini," seperti yang ia sampaikan melalui unggahan di Instagram timnas Indonesia.
2. Klub Jepang Gak Kalah Kualitasnya dengan Tim Eropa
Pemain berusia 20 tahun ini menyatakan bahwa sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Cerezo, dia menerima beberapa tawaran, termasuk dari tim di Eropa dan Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan