Suara.com - Bek Vietnam, Doan Van Hau memberitahukan mencekamnya Stadion Gelora Bung Karno (GBK) kepada juniornya yang akan bertandang melawan timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui, Van Hau tidak akan ikut dalam skuad Golden Star Warriors bertandang ke timnas Indonesia. Sebab, ia mengalami cedera.
Oleh karena itu, pemain berusia 24 tahun ini memberikan nasihat ke rekan setimnya yang didominasi pemain-pemain muda. Ia mengingatkan agar mental diperkuat.
Van Hau sendiri berpengalaman bertandang ke Stadion GBK ketika Vietnam bertemu skuad Garuda di semfinal Piala AFF 2022 lalu. Kala itu laga berakhir imbang dengan skor 0-0.
"Itu saya alami dan tim ketika bermain di semifinal leg pertama Piala AFF 2022. Kalau mentalnya tidak kuat, tim tandang akan kewalahan sejak menit awal," ucap Van Hau dikutip dari Vn Express.
"Sehingga sulit menampilkan kemampuan mereka 100 persen. Saat ini tim tandang akan kewalahan," sambungnya.
Nah, suporter timnas Indonesia memang siap meneror para pemain Vietnam. Apalagi tiket pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 sudah habis terjual.
Diharapkan dengan dukungan penuh, tim Merah Putih akan membabat anak asuh Philippe Troussier. Terlebih kemenangan akan penting bagi kelanjutan timnas Indonesia.
Pasalnya kini skuad Garuda ada di juru kunci Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak kedua zona Asia usai dihajar Irak dan ditahan imbang Filipina.
Baca Juga: Media Inggris Prediksi Timnas Indonesia Cuma Menang Tipis atas Vietnam di Stadion GBK
Berita Terkait
-
H-1 Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam, Marc Klok Latihan Terpisah
-
Tunjukkan Banyaknya Hadiah yang Diterima Rafael Struick dari Fans Cewek, Sandy Walsh Beri Reaksi Kocak
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Pembeda di Laga Kontra Vietnam, Semuanya Abroad
-
Jurnalis Vietnam Pilih Liput Latihan Timnas Indonesia Dibanding Negaranya, Mata-mata?
-
Reuni dengan Sandy Walsh di Timnas Indonesia, Thom Haye Singgung Juara Piala Eropa U-17
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas