Suara.com - Pertandingan matchday 4 Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua antara Korea Utara (Korut) melawan Jepang dipastikan batal. Demikian disampaikan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), beberapa jam setelah mereka sebelumnya mengumumkan laga itu dipindah ke tempat netral.
"Pertandingan antara Korut vs Jepang, yang dijadwalkan dimainkan pada 26 Maret, tidak akan berlangsung sebagaimana yang dijadwalkan karena keadaan yang tidak terduga," demikian pernyataan resmi AFC, Jumat (22/3/2024).
AFC mengatakan bahwa keputusan itu diambil setelah dilakukan dialog dengan FIFA dan muncul sehari setelah Korut mengatakan pihaknya tidak akan menyelenggarakan pertandingan kandang di ibu kota Pyongyang. Para pejabat Korut tidak menjelaskan alasan dari keputusan tersebut.
AFC juga menyebut bahwa hal itu kini akan mengacu pada “komite-komite relevan” di FIFA, dengan sejumlah pembaruan diharapkan akan segera dilakukan. Pihaknya juga tidak mengonfirmasi apakah pertandingan itu akan dimainkan di mana dan kapan.
Sebelumnya pada Jumat (22/3) pagi, Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John mengatakan bahwa pertandingan Korea Utara vs Jepang ini akan tetap dimainkan, tetapi di tempat netral.
Seharusnya pertandingan di Pyongyang akan menjadi pertama kalinya Timnas Jepang senior putra bermain di Korut sejak 2011, dan merupakan pertandingan internasional yang langka untuk dimainkan di negeri komunis itu.
Pertandingan play-off sepak bola putri untuk Olimpiade Paris yang mempertemukan Jepang melawan Korut telah digeser dari Pyongyang ke arena netral di Arab Saudi bulan lalu.
Kantor berita Jepang, Kyodo melaporkan pada Kamis kemarin bahwa Korut tidak ingin menjadi tuan rumah pertandingan itu di Pyongyang karena kecemasan terhadap infeksi bakteri di Jepang.
Para pejabat Korut pada hari yang sama menyampaikan kepada para sejawatnya di Jepang bahwa Korut tidak dapat menjadi tuan rumah, tanpa menyebutkan alasannya.
Baca Juga: Genderang Perang Ditabuh, Vietnam Kaul Balas Dendam Kesumat pada Timnas Indonesia di Hanoi
“Mereka meminta kepada kami saat turun minum, untuk menyelenggarakannya di Jepang,” kata Kepala Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) Kozo Tashima, setelah kedua tim memainkan pertandingan matchday 3 Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua di Tokyo.
Laga yang digelar di Stadion Nasional Tokyo pada Kamis (21/3/2024) malam WIB itu dimenangi Jepang dengan skor tipis 1-0, berkat gol Ao Tanaka (2').
“Saya katakan kepada mereka bahwa itu sangat mendadak dan saya tidak dapat memberi jawaban 'ya' secepatnya. Saya katakan kepada mereka bahwa hal itu akan membutuhkan waktu setidaknya dua atau tiga hari. Saya katakan kepada mereka bahwa itu sulit,” demikian media Jepang mengutip Tashima.
Pada awal pekan ini, Kementerian Luar Negeri Jepang mengingatkan agar para penggemar sepak bola tidak melakukan perjalanan tandang ke Korut.
“Sebagaimana yang Anda ketahui, Korea Utara memiliki pandangan miring terhadap Jepang dan perjalanan ke sana tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.”
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia
-
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim