Suara.com - Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 bergulir lagi pasca rampungnya jeda internasional Maret ini. Gelaran pekan ke-30 akan dibuka dengan big match Arema FC vs Persebaya Surabaya, Derbi Jawa Timur yang akan diselenggarakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (27/3/2024) malam ini pukul 20:30 WIB.
Kedua tim dipastikan akan tampil ngotot untuk meraih kemenangan demi menjauhi jerat degradasi.
Saat ini Arema FC masih menghuni zona merah di peringkat 16 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 31 poin dari 29 pertandingan.
Sementara itu, Persebaya ada di posisi ke-12 tabel klasemen, namun hanya berjarak lima angka saja dari Arema FC alias dari zona degradasi.
Berikut lima fakta menarik yang melatarbelakangi duel Arema FC vs Persebaya ini:
1. Persebaya Surabaya tercatat sudah tak terkalahkan melawan Arema FC dalam hampir lima tahun terakhir. Kali terakhir Arema FC mengalahkan Persebaya terjadi pada lanjutan Liga 1 2019, tepatnya 15 Agustus 2019. Saat itu, tim Bajul Ijo ditekuk Singo Edan 0-4.
2. Dalam pertandingan terakhirnya, baik Arema FC maupun Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan di Liga 1 2023/2024. Di pekan ke-29 lalu, Persebaya hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Madura United, sementara Arema FC harus mengakui keunggulan tuan rumah Persita Tangerang dalam laga sengit yang berakhir 3-4.
3. Pada pertamuan pertama kedua tim di Liga 1 musim ini, Persebaya Surabaya di kandang sukses menundukkan Arema FC 3-1 pada 23 September tahun lalu.
4. Persebaya Surabaya memetik hasil bagus sejak ditangani Paul Munster di posisi pelatih. Hanya satu kekalahan mereka derita, itu pun atas Borneo FC selaku pemuncak klasemen. Kekalahan itu juga terjadi karena Persebaya bermain dengan 10 pemain. Sisanya, Persebaya meraih total 10 poin dari dua kemenangan dan empat hasil imbang.
Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 Pekan ke-30 Lengkap: Dibuka Derbi Jatim, 2 Tim di Ambang Degradasi
5. Dalam catatan head-to-head, Persebaya Surabaya mengungguli Arema FC dengan enam kemenangan dari 10 pertemuan terakhir. Arema FC sendiri hanya tiga kali menang dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Berita Terkait
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati