Suara.com - Timnas Indonesia masih harus memainkan dua pertandingan lagi dalam Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda sudah ditunggu Irak dan Filipina pada Juni mendatang.
Tim asuhan Shin Tae-yong memiliki modal besar dalam menatap dua laga penting yang bakal menentukan kelolosan mereka ke babak selanjutnya.
Pada matchday ketiga dan keempat Grup F yang bergulir pada 21 dan 26 Maret lalu, Timnas Indonesia berhasil menang back-to-back atas Vietnam dengan skor 1-0 dan 3-0.
Baca juga: 3 Pemain yang Mungkin Tak Dipanggil Lagi Shin Tae-yong untuk Lawan Irak dan Filipina
Kemenangan ini menjadi krusial bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, mereka kini cuma butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci tiket ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sekaligus ke putaran final Piala Asia 2027.
Timnas Indonesia saat ini telah mengoleksi tujuh poin dari empat matchday Grup F. Jumlah itu membuat mereka untuk sementara menduduki urutan kedua klasemen di bawah Irak yang sudah dipastikan lolos ke putaran selanjutnya.
Berikut ulasan kekuatan dua lawan Timnas Indonesia di sisa Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
1. Irak
Timnas Indonesia akan menjamu Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 6 Juni mendatang.
Baca Juga: Kelucuan Philippe Troussier saat Latih Timnas Vietnam Viral, Jadi Olok-olokan Netizen
Laga ini menjadi sangat penting bagi Timnas Indonesia, karena kemenangan atas Irak akan mengamankan tiket mereka ke fase ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027.
Selain itu, ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk membalas dua kekalahan sebelumnya dari Irak, termasuk di babak grup Piala Asia 2023.
2. Filipina
Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan kandang melawan Filipina pada 11 Juni 2024. Sebagai sesama wakil ASEAN, Filipina bukan lawan yang asing bagi skuad Garuda.
Meski dianggap sebagai tim terlemah di Grup F, Filipina tetap tidak boleh diremehkan Timnas Indonesia.
Baca juga: Keputusan Vietnam pasca Laga Bikin Marah Shin Tae-yong, Rusak Keceriaan Timnas Indonesia
Hal itu terbukti pada pertemuan pertama di Stadion Rizal Memorial pada November tahun lalu di mana Timnas Indonesia secara mengejutkan ditahan imbang 1-1.
Andai pada laga sebelumnya Timnas Indonesia kalah dari Irak, kemenangan atas Filipina bakal menjadi harga mati demi lolos ke putaran selanjutnya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa